Helo Indonesia

Menanam Pohon di Pinggiran Kali Mookervaart, Bukti Polisi Peduli Cagar Budaya

Aris Mohpian Pumuka - Nasional -> Peristiwa
Senin, 24 Juni 2024 13:57
    Bagikan  
Menanam pohon
Ist

Menanam pohon - Jajaran Polres Jakarta Barat dan Polsek bersama Forkopimko menanam pohon di pinggir Kali Mookervaart.

JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Kanal atau kali Mookervaart yang dibangun pada 1678 silam, bukan cuma penghubung Sungai Cisadane ke Kali Angke, juga sebagai cagar budaya. Perlu dilestarikan dengan menanam pepohonan di sepanjang pinggiran sungai.

Penanaman Pohon Ketapang Kencana dan Pohon Tabeboya di bantaran Kali Mookervart,  sebanyak 100 pohon, bukti komitmen jajaran Kepolisian Resor (Polres) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko), terhadap lingkungan. 

"Lewat kegiatan ini, kami berharap dapat mempererat hubungan antara Polri dan elemen masyarakat. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan keamanan bersama," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes M Syahduddi kepada wartawan, pada Minggu (23/6/2024) di Jakarta.

Ini juga sebagai bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, ia menambahkan. 

Baca juga: Bhayangkara Presisi Harus Susah Payah Taklukkan Sukun Badak di Proliga

Kali Mookervart populer  dikenal sebagai salah satu situs bersejarah, di Kota Tangerang. Dibangun sejak tahun 1678 silam, Kali Mookervart eksis sebagai salah satu infrastruktur terpenting dari era kolonialisme sampai Kota Tangerang modern.

Kanal Mookervaart merupakan saluran air bersejarah yang menghubungkan Sungai Cisadane dengan Kali Angke di Jakarta. Tidak hanya itu, Kali Mookervart juga dikenal dengan perannya mengalirkan air bersih sampai mengendalikan potensi banjir.

Kanal atau Kali Mookervaart, dibangun sejak tahun 1678 hingga 1689 oleh ‘landheer’ atau tuan tanah, di Tangerang, bernama Vincent van Mook untuk menarik sepertiga aliran air dari Sungai Cisadane dan terhubung ke kanal-kanal Kota Batavia, sekarang dikenal Jakarta.

Penanaman pohon di Kali Mookervaart, merupakan bagian  dari kegiatan bakti sosial jajaran Polres Jakarta Barat. Yakni, dengan pembersihan bantaran Kali Mookervart, penanaman pohon, pembersihan tempat ibadah, dan pembagian paket sembako kepada warga yang tinggal di Slum Area.

Baca juga: Dua Remaja Putri Usia Belasan Tahun, Tega Membunuh Ayah Kandung dan Mencuri di Toko Perabot Orangtuanya

Kapolres Syahduddi mengatakan, bahwa acara tersebut adalah bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT Bhayangkara ke-78 yang akan diperingati pada 1 Juli 2024 mendatang.

"Selain menanam pohon, kami juga membagikan 100 paket sembako kepada warga sekitar yang membutuhkan," ujarnya. 

Tidak hanya di wilayah Kalideres, kegiatan serupa juga dilakukan oleh jajaran Polsek di berbagai tempat di Jakarta Barat.

Syahduddi menekankan, bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari sinergi, kekompakan, dan kebersamaan antara Polri, Forkopimko, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Jakarta Barat.

Baca juga: Bayi Ditemukan dalam Ember di Kotabaru Pelakunya Remaja 17 Tahun

Komitmen Walikota dan Dandim

Di hari yang sama, Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Polres Metro Jakarta Barat, dalam mengadakan kegiatan bakti sosial ini dalam menyambut HUT Bhayangkara. 

Ia menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang baik dan langsung bersentuhan dengan masyarakat

"Kami, pemerintah kota Jakarta Barat, mengucapkan terima kasih kepada Polres Metro Jakarta Barat. Yang telah peduli terhadap lingkungan dan berkolaborasi untuk mewujudkan Jakarta Barat yang aman dan kondusif," kata Uus Kuswanto.

Di bagian lain, Dandim 0503 JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar, juga turut memberikan dukungan. Menyatakan komitmen TNI dalam bersinergi dengan Polri dan masyarakat, dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Barat.

Baca juga: Warga Banjarmasin Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu dan Ekstasi

"Kami, TNI, siap selalu bersinergi dengan Polri, Pemkot Jakarta Barat dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun kekompakan dan kebersamaan," ujar Kolonel  Eko Saputra Siregar.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi, Walikota Jakarta Barat H Uus Kuswanto, Dandim 0503 JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar.

Juga tampak hadir Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat Achmad Satibi, Kasi Barang Bukti Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Dodi Gazali, Kapolsek Kalideres Kompol Abdul Jana, serta para pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat, anggota TNI-Polri, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga sekitar bantaran Kali Mookervaart.