Helo Indonesia

Desa Labuhanratu Dua Way Jepara Gelar Pilkades Antar Waktu.

Kamis, 19 September 2024 20:23
    Bagikan  
Desa Labuhanratu Dua Way Jepara Gelar Pilkades Antar Waktu.

Ucapan selamat kepada panitia penyelenggara Pilkades PAW Desa Labuhanratu Dua Kecamatan Waijepara yang baru dilantik beberapa hari lalu.

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM--- Hampir setahun dijabat penjabat kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Labuhanratu Dua Kecamatan Way Jepara Lampung Timur akan menggelar pemilihan kepala desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Desember 2024 mendatang. Bagi calon kades terpilih, akan memimpin desa itu hingga akhir 2027.

Ketua BPD Desa Labuhanratu Dua Jumadi mengatakan, pilkades PAW yang akan digelar awal Desember mendatang mengacu kepada surat edaran camat yang mengimbau agar tiga dari 16 desa yakni Labuhanratu Dua, Labuhanratu Baru dan Braja Caka menggelar pilkades PAW. Bagi Desa Labuhanratu Dua,

undefinedPilkades PAW akan digelar disebabkan kades sebelumnya mengundurkan diri karena maju pada pemilihan anggota legeslatif Pemilu Pebruari 2024. Sedangkan Desa Labuhanratu Baru dan Braja Caka disebabkan karena kades mwngundurkan diri karena sakit.

"Alhamdulillah panitia sudah terbentuk dan mulai bekerja,"ujar Jumadi Kamis (19/9/2024).

Karena panitia telah terbentuk, BPD menyerahkan sepenuhnya agar panitia menyusun perencanaan mulai dari tahapan penjaringan bacalon hingga pemilihan.
"Kami berharap pilkades PAW yang baru pertamakali digelar ini berjalan lancar dan sesuai harapan masyarakat,"pungkasnya.

Abdul Ghofur, salah satu panitia penyelenggara mengatakan, saat ini panitia yang telah dilantik dan diambil sumpah oleh BPD mulai membuka tahapan berupa penjaringan bakal calon. Bakal calon wajib melengkapi berbagai persyaratan yang telah ditetapkan undang-undang dan peraturan bupati. Tahapan penjaringan bakal calon dilaksanakan dua pekan.
"Tahap penjaringan bakal calon selama dua minggu. Selanjutnya seleksi berkas dan penetapan balon jadi calon" ujar Ghofur.

Berdasarkan peraturan, pilkades PAW hanya diikuti tiga calon. Sedangkan pilkades defenitif diikuti lima calon. Jika calon lebih dari tiga, maka panitia akan menyeleksi lewat tes tertulis yang berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Lampung Timur.
"Kami berharap calon yang mendaftar tak lebih dari tiga. Jadi langsung kita tetapkan"kata dia.

Jika pada pilkades umumnya, jumlah pemilih adalah semua warga yang sudah punya hak pilih. Tapi, pada pilkades PAW, suara yang diambil sekitar 80 suara. Suara tersebut berasal dari beberapa unsur RT, LPM, karang taruna, tokoh pendidikan, UMKM, PKK, pengurus masjid, seni budaya dan unsur masyarakat.
"Untuk menghindari politik uang, panitia mengundi para calon mata pilih. Pemilih akan memberikan hak suaranya jika mendapat kertas bertuliskan memilih," ujar pengurus GP Anshor desa itu.

Meskipun jumlah suara sangat terbatas, panitia penyelenggara berharap Pilkades PAW yang baru pertamakali digelar berlangsung demokratis dan melahirkan pemimpin desa yang amanah.
"Semoga pesta demokrasi tingkat desa ini akan melahirkan pemimpin yang amanah dan membangun bersama rakyat," pungkas Ghofur.

Hali Afrian, salah satu bakal calon yang telah melengkapi berkas mengapresiasi kerja penyelenggara yang sudah memulai tahapan. Dia berharap panitia bekerja secara profesional, tidak memihak dan menyosialisasikan pesta demokrasi tingkat desa itu ke masyarakat.
"Semoga pilkades PAW berjalan lancar dan saya bersyukur bisa mencalonkan diri,"ujar pria yang aktif di desa itu.
(Khairuddin)