Helo Indonesia

Shinta Nana Minta PKK Optimalkan Dasa Wisma untuk Turunkan Stunting

Kamis, 31 Oktober 2024 07:28
    Bagikan  
Shinta Nana Minta PKK Optimalkan Dasa Wisma untuk Turunkan Stunting

Shinta Nana Sudjana saat Pencanangan Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana 2024. Foto: pemprov

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Shinta Nana Sudjana, meminta jajaran pengurus se-provinsi ini, mengoptimalkan peran Dawis (dasa wisma) untuk memupus kasus stunting.

Hal tersebut disampaikannya, saat Pencanangan Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana 2024, di Hotel Novotel, Rabu 30 Oktober 2024. Kegiatan tersebut kerja sama TP PKK Jateng dengan pemerintah provinsi dan BKKBN Perwakilan Jateng.

Baca juga: Berkolaborasi Hadapi Tantangan Global, USM dan UTM Teken Kerjasama

Shinta mengatakan, pada 2023 angka stunting di Jawa Tengah mencapai 20,7 persen. Dengan jumlah kader mencapai 1.325.651 orang, ia berharap peran PKK dioptimalkan hingga tingkat dasa wisma.

“Maka saya titip ke ketua TP PKK, dapat menggerakkan dan mengoptimalkan kader PKK di dasa wisma, untuk penurunan stunting melalui berbagai upaya,” ungkapnya, seperti dilansir jatengprov.go.id.
Gerakkan Posyandu
Beberapa strategi yang diinstruksikan Shinta, di antaranya mendata remaja dan calon pengantin agar menghindari nikah usia muda. Selain itu, mendata keluarga yang sudah menggunakan kontrasepsi, hingga meningkatkan gerakan ke Posyandu dan Bina Keluarga Balita atau BKB. Kader PKK juga perlu mendorong masyarakat mengoptimalkan, gerakan makan ikan, sayur mayur untuk mencegah adanya kasus baru atau zero new stunting.

“Setelah kegiatan ini, saya harapkan pelaksanaan program PKK dapat ditingkatkan, mulai dari pencegahan stunting, menurunkan angka kematian ibu dan anak, menyukseskan keluarga berencana, termasuk peningkatan KB pascapersalinan, pemanfaatan elsimil, hingga Gerakan Ayo ke Posyandu dan BKB. Sehingga, ketahanan keluarga meningkat, masyarakat lebih sehat dan berkualitas,” beber Shinta.

Baca juga: Nana Ungkap Peran Media dan Empat Indikator Keberhasilan Pilkada

Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Jateng yang juga Sekretaris TP PKK Jateng, Ema Rachmawati menambahkan, perlu upaya keroyokan untuk memupus stunting. Ia menyebut, penganggaran penuntasan stunting, harus fokus pada daerah tinggi stunting.

“Contoh lima kecamatan, yang tinggi stunting ada tiga wilayah. Mohon bisa dicermati yang paling tinggi, dan fokus ke situ saja. Nah dengan itu, Insyaallah stunting bisa turun,” pungkas Ema. (Aji)