SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Fakultas Teknologi Informasi dan Industri (FTII) Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam Lomba Teknologi Artificial Intelligence (AI) tingkat Perguruan Tinggi di Festival TIK Kota Semarang.
Festival TIK diadakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota di Balai Kota Semarang 29 November 2024 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korpri ke-53. Tim FTII Unisbank berhasil meraih juara 3 dengan karya inovatif berjudul “Implementasi Deep Learning sebagai Visitor Counter Berbasis Real-Time IP CCTV Security Camera.”
Baca juga: Kata Bapak Pedangan Es yang Diolok Gus Miftah, Terimakasih Saya Ikhlas
Karya ini mendapatkan apresiasi pengunjung karena manfaat aplikatifnya yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti membantu pengambilan keputusan manajemen dalam mengontrol kapasitas gedung, mendukung tim SAR untuk memperkirakan jumlah korban terjebak di lokasi bencana, serta mendukung pengelolaan keamanan berbasis teknologi modern.
Tim FTII Unisbank yang terdiri dari Naomi Dameria Simatupang dan Alnando Rizki Kurniawan ini didampingi oleh dosen pembimbingnya Dr. Eka Ardhianto yang memberikan arahan strategis dalam pengembangan teknologi.
Apresiasi
Keberhasilan tim ini juga diapresiasi oleh Dekan FTII, Dr Drs Eri Zuliarso MKom. “Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Unisbank memiliki kreativitas dan kompetensi tinggi dalam mengembangkan solusi berbasis teknologi. Kami bangga atas kontribusi mereka untuk memperkenalkan inovasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkap Eri Zuliarso.
Namun kemenangan ini bukanlah satu-satunya daya tarik tim Unisbank dalam kompetisi tersebut. Tim FTII Unisbank juga mempersembahkan berbagai inovasi teknologi lainnya yang mendapat perhatian besar, antara lain, yaitu DUITKU APP – Aplikasi berbasis mobile untuk membantu pelaku UMKM mencatat pemasukan dan pengeluaran usaha secara praktis dan efisien.
Kedua, Tongkat Pintar untuk Tunanetra – Sebuah alat yang dilengkapi dengan sensor jarak untuk membantu navigasi penyandang tunanetra, memberikan kenyamanan dan keamanan dalam mobilitas sehari-hari.
Ketiga, Prototipe Mobil Pemadam Api Berbasis IoT – Teknologi yang memungkinkan mobil pemadam api mendeteksi sumber kebakaran secara otomatis menggunakan sensor, memberikan respons cepat dalam keadaan darurat.
Lomba ini diikuti oleh puluhan perguruan tinggi dan lembaga teknologi di Kota Semarang, dengan tujuan mempromosikan pengembangan teknologi berbasis AI yang relevan untuk kebutuhan masyarakat. UNISBANK melalui FTII membuktikan kemampuan mereka untuk bersaing dan memberikan kontribusi nyata dalam kemajuan teknologi lokal.
“Keikutsertaan ini juga diharapkan menjadi langkah awal untuk pencapaian yang lebih besar di tingkat nasional maupun internasional. Dengan semangat inovasi yang terus berkembang, Unisbank berkomitmen mendukung mahasiswa dalam menghasilkan karya-karya yang bermanfaat untuk masyarakat luas”, tambah Eri. (Aji)
