LAMPUNG, HELO.INDONESIA.COM -- Nelayan muda, Munawar alias Awang (21), tewas saat merakit bom di rumahnya, Dusun 4 Desa Margasari, Kecamatan Labuhamaringgai, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (26/1/2025), pukul 10.00 WIB.
Bom ikan tersebut meledak cukup kuat hingga menjebol dinding papan rumah nelayan muda asal Pandeglang Banten itu. Awang tekapar dengan luka serius dari wajah dada, dan tangannya.
Warga melarikannya ke rumah sakit di Bandar Sribhawono. Namun, kondisinya yang begitu parah tak bisa diselamatkan lagi. Hari itu juga, jenazah buruh nelayan bagan tancap itu dimakamkan di pemakaman desa setempat.
Kapolsek Kompol Suprianto beserta jajaran langsung meluncur ke TKP, memasang garis polisi, dan mengamankan sejumlah alat bukti.
Menurut Asep, tokoh masyarakat, peristiwa bon ikan meledak yang menewaskan nelayan itu bukan kali pertama terjadi. Peristiwa serupa juga pernah terjadi sepuluh tahun silam.
Kala itu, bom ikan selain menewaskan sang perakit juga berakibat rumah porak poranda. "Ini kejadian yang kedua kali. Yang pertama terjadi sepuluh tahun silam. Akibat meledak, yang merskit tewas dan rumahnya rusak parah," ujar Asep.
(Khairuddin)
-
