Helo Indonesia

TPA Terbakar, Bupati Nanda Instruksikan Penanganan Cepat Pemadaman Lintas Sektor

Senin, 31 Agustus 2026 15:02
    Bagikan  
TPA Terbakar, Bupati Nanda Instruksikan Penanganan Cepat Pemadaman Lintas Sektor
HELO LAMPUNG

Bupati Nanda dan jajaran memastikan penanganan cepat pemadaman TPA Tamansari Gedongtataan. (Foto: Prokopim)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ----Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian instruksikan semua pihak guna penanganan cepat pemadaman Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamansari Kecamatan Gedongtataan yang terbakar pada Jumat (28/8/2026) malam.

Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian memastikan kebakaran TPA Tamansari bisa segera diatasi setelah meninjau lokasi kebakaran pada Minggu (30/8/2026), dan meminta seluruh perangkat daerah serta pemangku kepentingan terkait bergerak bersama untuk mempercepat penanganan.

Musibah kebakaran yang terjadi itu membutuhkan penanganan khusus, karena titik api berada di bagian dalam tumpukan sampah. Untuk itu, penanganan secara terpadu dibutuhkan untuk mengendalikan titik api dan mencegah penyebarannya ke area yang lebih luas.

Bupati Nanda dengan didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pesawaran Marzuki, Camat Gedongtataan, serta jajaran terkait dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, Satuan Polisi Pamong Praja & Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, serta unsur TNI dan Polri.

"Saya meminta dan instruksikan kepada seluruh unsur terkait yang terlibat bergerak secara terpadu dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia," kata Nanda, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, selain memastikan proses pemadaman berjalan optimal, Ia memberikan perhatian terhadap dampak asap kebakaran terhadap kesehatan masyarakat di sekitar lokasi. Ia juga menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk melakukan pemantauan dan memberikan penanganan apabila terdapat masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Diekankannya, bahwa penanganan kebakaran TPA membutuhkan kerja bersama dan koordinasi yang berkelanjutan antar instansi. Karenanya seluruh unsur terkait diminta terus berkoordinasi dan mengoptimalkan langkah penanganan hingga kondisi di lokasi dapat dikendalikan.

“Penanganan ini harus dilakukan bersama-sama. Kita harus bersinergi dengan seluruh OPD dan stakeholder terkait agar pemadaman dapat dilakukan secara cepat dan maksimal, sehingga api tidak semakin meluas,” ujarnya.

Sementara, Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Visky Virdous menyampaikan, penanganan dilakukan dengan mengoperasikan dua unit mobil pemadam kebakaran, sementara kebutuhan pasokan air didukung melalui koordinasi dengan PTPN, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta PDAM.

"Penanganan dilakukan dengan menggunakan alat berat berupa ekskavator untuk mengurai dan menggali tumpukan sampah yang terbakar. Langkah tersebut dilakukan agar titik api yang berada di bagian dalam tumpukan sampah dapat dijangkau sehingga proses penyiraman dapat dilakukan secara langsung dan lebih efektif," kata Visky

Pemkab Pesawaran memastikan upaya pemadaman dan penanganan dampak kebakaran terus dilakukan dengan melibatkan seluruh sumber daya yang tersedia, sebagai langkah untuk melindungi masyarakat sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan sekitar. (Rama)