Helo Indonesia

Kadis Pendidikan Dasar Lampung Timur Hadiri Lounching Makan Bergizi Gratis

Annisa Egaleonita - Nasional -> Peristiwa
Rabu, 26 Februari 2025 15:10
    Bagikan  
Kadis Pendidikan Dasar Lampung Timur Hadiri Lounching Makan Bergizi Gratis

Foto; ist

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Kepala Dinas Pendidikan Dasar KabupatenLampung Timur Marsan hadiri lounching atau makan perdana program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Braja Selebah Selasa (25/2). Program nasional itu diharapkan mampu meningkatkan gizi dan kecerdasan siswa.

Selain Kadis Marsan, hadir pada program itu unsur TNI, Forkopimcam, praktisi pendidikan serta vendor atau pelaksana. Saat lounching, tidak kurang 3.400 peserta MBG yang terdiri dari siswa TK hingga SMP, santri ponpes serta ibu hamil. Menu perdana program besutan Presiden Prabowo Subianto di kecamatan itu berupa lauk pauk ayam kecap, sayur dan buah.

undefined

Kadis Marsan mengatakan, selain Kecamatan Braja Selebah, lounching juga dilakukan di Kecamatan Sekampung yang berjumlah sekitar 3.400 penerima program. Tiap kecamatan dilaksanakan masing-masing vendor atau pelaksana yang mempekerjakan 40 pekerja untuk satu dapur umum ditambah satu ahli gizi. Puluhan pekerja yang mulai memasak sekitar pukul 24.00 dibagi dua sip. Sekitar pukul 07.00 makanan telah siap distribusi ke sekolah atau ponpes. Dan, pukul 10.00 peserta siap menyantap makanan.
"Semua kegiatan telah terprogram dengan baik dan diawasi ahli gizi,"tegas Marsan.

Meskipun program MBG di Lampung Timur baru menyentuh dua kecamatan dengan jumlah peserta tujuh ribu, diharapkan kecamatan lain segera menyusul. Apalagi jumlah peserta didik mulai dari TK hingga SMP tidak kurang 180 ribu peserta.
"Karena semua persiapan sudah siap, kita berharap lounching MBG kecamatan lain di Lampung Timur secepatnya terlaksana,"ujarnya.

Terwujudnya program MBG di kabupaten itu tak hanya menyediakan makanan semata. Tapi lebih dari itu, selain cocok di lidah siswa atau peserta, makanan gratis itu mengandung asupan gizi yang mampu meningkatkan gizi dan kecerdasan siswa.
"Kita berharap, makanan tidak cuma enak. Tapi, bisa memperbaiki gizi dan kecerdasan siswa,"pungkas Marsan.
(Khairuddin).