Helo Indonesia

PDAM Kendal Didorong Tingkatkan Jumlah Pelanggan dan Layanan

Kamis, 17 April 2025 14:23
    Bagikan  
PDAM Kendal Didorong Tingkatkan Jumlah Pelanggan dan Layanan

Acara Halalbiihalal yang digelar Perumda Air Minum Tirto Panguripan Kendal

KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Mewakili Tim Percepatan Pembangunan Daerah Kabupaten Kendal, Rusmono Rudi Nuryawan atau akrab disapa Wawan mendorong Perumda Air Minum Tirto Panguripan dapat meningkatkan jumlah pelanggan dan meningkatkan layanannya menjadi lebih baik.

Hal ini disampaikan Wawan mewakili Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah Kabupaten Kendal, Don Murdono saat menghadiri Halalbiihalal Perumda Air Minum Tirto Panguripan Kendal, Kamis 17 April 2025.

"Saat ini jumlah pelanggan PDAM sudah mencapai 104.571 pelanggan dan masuk kategori tiga besar di Jawa Tengah. Harapannya kedepan bisa ditambah jumlahnya pelanggannya biar PAD nya juga bertambah. Servisnya juga ditingkatkan menjadi lebih baik," ujar Wawan.

Baca juga: Wali Kota Semarang Respons Cepat Aduan Masyarakat Soal Jalan Rusak

Ia menyampaikan, dari 20 kecamatan di Kabupaten Kendal masih ada dua kecamatan yang belum terlayani PDAM Tirto Panguripan Kendal yaitu Kecamatan Singorojo dan Limbangan.

"Dari 20 kecamatan masih 18 kecamatan yang terlayani. Nah yang 2 ini kenapa. Kalau bisa dilayani semua. Kami dari tim percepatan akan membantu mengkomunikasikan bagaimana agar ada peningkatan pelayanan kepada pelanggan dan peningkatan kesejahteraan kepada karyawan," pintanya.

Membangun Komunikasi

Pada kesempatan tersebut Wawan juga mengajak seluruh jajaran PDAM Panguripan untuk bersama-sama membangun komunikasi demi pembangunan Kendal lebih baik.

"Karena dalam membangun Kendal itu kita tidak bisa sendiri, Kendal kedepan butuh semua personil baik yang dulu mendukung 01, 02 atau 03 di Pilkada Kendal," tandasnya.

Baca juga: Pemandu Wisata Bukan Sekadar Pengantar Wisatawan ke Destinasi

Sementara, Direktur Perumda Air Minum Tirto Panguripan Kendal, Sunanto mengatakan, dua kecamatan yang belum dijangkau PDAM Kendal lantaran di Kecamatan Singorojo dan Limbangan mempunya banyak sumber mata air.

"Jadi PDAM tidak bisa masuk, disana sudah banyak sistem pedesaan dan airnya melimpaj. Sehingga kalau kita paksakan disana tidak ada pelanggan kita akan merugi," ungkapnya.(Anik)