Helo Indonesia

USM Ikut Perkuat Kapasitas untuk Dukung Sistem Pangan Berkelanjutan

Senin, 26 Mei 2025 09:41
    Bagikan  
USM Ikut Perkuat Kapasitas untuk Dukung Sistem Pangan Berkelanjutan

Perwakilan USM bersama dosen dari perguruan tinggi lain berpose di KU Leuven Belgia

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Duta Besar RI untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa, Dr Andri Hadi, menghadiri penandatanganan dokumen Letter of Implementation Arrangement (kesepakatan pelaksanaan proyek) FIND4S di KU Leuven, Belgia, baru-baru ini.

Kegiatan tersebut menandai komitmen Indonesia dalam membangun sistem pangan berkelanjutan berbasis data, melibatkan 13 dosen dari 7 perguruan tinggi Indonesia, termasuk Universitas Semarang (USM).

Baca juga: Ikuti Gowes Jasirah, Sekda Jateng Ingin Kunjungan Wisata Sejarah Meningkat

Dalam sambutannya, Dubes Andri Hadi menyampaikan apresiasi kepada KU Leuven dan konsorsium FIND4S.

''Ini adalah langkah strategis untuk mendukung kapasitas pendidikan tinggi Indonesia dalam menjawab tantangan pangan global,'' tegasnya.

Proyek bertajuk Enhancing Higher Education Capacity for Sustainable Data Driven Food Systems in Indonesia (FIND4S) ini didanai Uni Eropa melalui program Erasmus+ dan berlangsung hingga 2027.

Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas pendidikan tinggi di Jawa Tengah dalam menciptakan solusi pangan berbasis data ilmiah.

USM turut berkontribusi melalui delegasi dari Fakultas Teknologi Hasil Pertanian dan International Office.

''Keterlibatan USM dalam konsorsium ini memperkuat kolaborasi internasional, terutama dalam kurikulum, penelitian, dan pertukaran mahasiswa berbasis keberlanjutan,'' kata Kepala Satuan International Office USM, Faisal Yusuf BA MM MBA.

Baca juga: Rakerda, DPD NasDem Kendal Bangun Basis Kepartaian yang Kuat

Dalam seminar, perwakilan dari University College Dublin (Irlandia), Hochschule Anhalt University (Jerman), dan Universidade Católica Portuguesa (Portugal) memaparkan strategi integrasi teknologi untuk sistem pangan berkelanjutan.

''Sistem pangan masa depan harus berbasis data dan kolaborasi ilmu. FIND4S menjadi jembatan antara akademik dan kebijakan publik,'' tambah Kaprodi Teknologi Hasil Pertanian USM, Ika Fitriana STP MSc.

Acara digelar di Laboratorium BioTec+ KU Leuven, pusat riset terkemuka di bidang Bioprocess Technology and Control.

Kehadiran tim KBRI Brussels juga menegaskan pentingnya diplomasi sains dalam proyek strategis ini.

Partisipasi USM dalam FIND4S mempertegas komitmen universitas terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Zero Hunger, Quality Education, dan Partnership for the Goals.

''FIND4S adalah gerakan kolaboratif untuk memperkuat daya saing bangsa melalui ilmu pengetahuan,'' ungkap Ika. (Aji)