LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Terminal Panjang beralih jadi hunian liar pendatang dari luar Lampung. Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana akan mengubahnya jadi SMA Singers. "Gubuk-gubuk hunian tersebut harus dibongkar," katanya.
Dia heran dengan lurah tak tahu soal keberadaan gubuk-gubuk penghuni liat. "Kemana lurahnya, seharusnya tahu yang semacam ini," kata Eva Dwiana saat sidak meninjau terminal di Jl. Yos Sudarso No.32, Panjang Selatan, Rabu (16/7/2025).
Hasil dialog Wali Kota Eva Dwiana dengan para penghuni, aparat kelurahan sampai tak tahu atau pura-pura tak tahu jika gubuk-gubuk liar tersebut disinyalir ada sewa menyewa ilegalnya.
Jika tak ada wacana menjadikannya SMA Sigers, Pemkot Bandarlampung tak tahu situasinya seperti itu. Terminal Panjang seluas kurang lebih 5.800 meter yang saat ini kurang berfungsi akan dibangun SMA swasta milik Pemkot Bandarlampung.
Eva Dwiana minta gubuk-gubuk yang didalam terminal harus dibongkar. Dia menghimbau kepada warga yang tingga untuk mengosongkan Terminal Panjang dalam waktu dua bulan.
Bulan Oktober, Pemkot Bandarlampung sudah bisa beres-beres. "Kalau bisa jangan lama, saya minta Camat, Kapolsek, Lurah dan pamong agar memberikan pengertian para penghuni liar," katanya.
Setelah nantinya rampung menjadi SMA Siger, pada ajaran baru nanti, langsung bisa dipakai menerima anak-anak yang tidak diterima di sekolah negeri dan putus sekolah.
"Ini akan menjadi awal percontohan, sekolah Siger pertama yang eksklusif, untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak di Kota Bandarlampung, tandas Wali Kota Eva Dwiana.(Hajim)
