Helo Indonesia

Disambut Hangat, Kunjungan Tokoh Muslim Prof Belao dari United Kingdom di MAJT

Sabtu, 2 Agustus 2025 20:11
    Bagikan  
Disambut Hangat, Kunjungan Tokoh Muslim Prof Belao dari United Kingdom di MAJT

Tokoh muslim internasional, Prof Muhammad Bela’o saat disambut jajaran pengurus PP MAJT

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Kota Semarang pada Rabu 30 Juli 2025 lalu mencatat momen istimewa dengan kehadiran Prof Dr Muhammad Bela’o, tokoh muslim internasional asal United Kingdom (UK) atau Britania Raya yang juga menjabat sebagai Ketua Imam Foundation.

Kunjungan tokoh karismatik ini merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus penjajakan kerja sama di bidang pendidikan Islam dan pengembangan dakwah global.

Baca juga: KPID Dorong LPPL di Jateng Terus Berinovasi dalam Program Siaran

Kehadiran Prof Bela’o di kompleks MAJT disambut langsung oleh para Pengurus PP MAJT, Sekretaris PP MAJT Drs KH Muhyiddin MAg, Wakil Sekretaris Bidang Usaha dan Pemeliharaan Aset Drs H Istajib AS, Wakil Sekretaris Bidang Humas dan Komunikasi Dr H Ahmad Saifudin MA, dalam sebuah pertemuan penuh kehangatan di ruang tamu kehormatan MAJT.

Dalam suasana akrab, Prof Bela’o menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak MAJT dan menilai masjid megah ini sebagai representasi penting dari Islam yang moderat dan terbuka di Asia Tenggara.

Kunjungan ini akan dilanjutkan dengan dialog bersama para kiai, serta penjajakan kolaborasi antara Imam Foundation dan MAJT, khususnya dalam program-program kepemudaan dan pengembangan dakwah berbasis teknologi.

Dalam kunjungan di MAJT, Prof Bela'o juga sangat mengapresiasi nilai penting MAJT sebagai representasi Islam yang moderat di Asia Tenggara.

Baca juga: Goyud Serap Aspirasi Warga Tanjung Brebes, Perkuat Ketahanan Pangan dan Koperasi Desa

Ketika berdialog dengan para santri Pesantren Tahfidh MAJT Baznas Jawa Tengah, dia berpesan bahwa sebagai penuntut ilmu kita tidak boleh sombong, tidak malu dalam bertanya, wara' atau berhati-hati dalam segala hal, tidak boleh pula menuruti hawa nafsu.

''Perkuat hafalanmu, muroja'ah lebih giat dan sering-seringlah latihan jadi imam,'' katanya.

Pertemuan ini ditutup dengan foto bersama dan jamuan sederhana, untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antara dua institusi lintas negara. (Aji)