Helo Indonesia

Terungkap, Akibat Sering Dibully, Pelajar SMPN Bunuh Teman Sekolahnya

Annisa Egaleonita - Nasional -> Peristiwa
Selasa, 30 September 2025 11:18
    Bagikan  
Terungkap, Akibat Sering Dibully, Pelajar SMPN Bunuh Teman Sekolahnya

Polisi telah memasang police line di titik kejadian (Foto Ist)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Lolos lagi dari para pendidik sekolahnya, seorang pelajar Kelas VII SMPN 12 Krui berusia 13 tahun menusuk pakai gunting temannya hingga tewas setelah dibully sejak SD di Tanjung Jati, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Beberapa saksi di lokasi kejadian menyatakan bahwa korban dikenal sering melakukan perundungan terhadap pelaku dengan mengajaknya berkelahi.

Senin (29/9/2025), saat jam istirahat, amarah sang siswa mendidih setelah temannya kembali memprovokasi dirinya dengan menendang meja dan memukul kepala sang bocah. Spontan, sang bocah menikam korban dengan gunting yang ada di kelasnya.

Menurut Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, pihaknya masih mendalami motif pelaku serta mengumpulkan bukti dan keterangan dari para saksi. Jika memang dibully, sang anak harus mendapatkan pendampingan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, insiden ini bermula ketika korban mendatangi ruang kelas pelaku. Dalam keadaan emosi, korban tiba-tiba menendang meja belajar pelaku dan mengajaknya berkelahi.

Tidak terima dengan perlakuan tersebut, pelaku kemudian mengambil gunting yang berada di laci mejanya dan menusuk korban di beberapa bagian tubuh, termasuk mata kanan, kepala belakang, dan punggung.

"Korban meninggal dunia akibat luka tusuk itu," ungkap Yuni. Menurut Kasat Reskrim Polres Pesisir Barat Iptu Fabian Yafi Adinata, peristiwa berawal ketika korban mendatangi pelaku untuk mengajak berkelahi," kata Kasat Reskrim Polres Pesisir Barat Iptu Fabian Yafi Adinata.

Korban, kata Fabian, mendatangi pelaku ke kelasnya dan selanjutnya memukul kepala pelaku. "Karena pelaku dipukul kepalanya, pelaku bereaksi mengambil gunting di laci meja dan langsung menyerang korban berkali-kali," jelasnya.

Korban JS tersungkur dengan luka di pelipis, kepala bagian belakang, kemudian pihak sekolah berupaya membawa korban ke rumah sakit namun tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.

Usai kejadian itu, polisi yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi kejadian hingga mengamankan pelaku. "Pelaku sudah kami amankan di Mapolresta Bandarlampung," ujarnya. (HBM)