Helo Indonesia

Sedimentasi Tinggi, Wagub Jateng Tanam Pohon Buah di Waduk Mrica Banjarnegara

Minggu, 26 Oktober 2025 13:07
    Bagikan  
Sedimentasi Tinggi, Wagub Jateng Tanam Pohon Buah di Waduk Mrica Banjarnegara

Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen saat menanam pohon buah di Waduk Mrica Banjarnegara

BANJARNEGARA, HELOINDONESIA.COM - Pelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab semua kalangan tanpa kecuali. Menjaga ekosistem dan edukasi masyarakat, salah satu tugas khalifah dalam merawat bumi.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, dalam Penanaman Pohon Buah di Kawasan Waduk Jenderal Sudirman, Desa Bandingan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Baca juga: PS USM Gulung PS Undip 8–1 di Turnamen Piala Askot PSSI Semarang 2025

Gus Yasin, sapaan akrabnya, merasa prihatin dengan sedimentasi yang sangat tinggi di waduk yang juga dikenal dengan nama Waduk Mrica. Waduk yang dikelola oleh PT Indonesia Power ini dirancang beroperasi 50 tahun.

"Sekarang baru 31 tahun sedimentasinya sudah sangat tinggi," ujar Gus Yasin.

Melalui penanaman bibit buah di seputar kawasan waduk, diharapkan akan membantu mencegah erosi dan pengendali banjir. Menurutnya, manfaat waduk Mrica sangat besar karena merupakan sumber pasokan pembangkit listrik tenaga air untuk Jawa dan Bali.

"Saat ini energinya masih bertahan untuk pasokan listrik, namun jika sedimentasi terus menerus terjadi tentunya akan berpengaruh terhadap pasokan energi, melalui langkah penanaman bibit pohon ini diharapkan dapat membantu mengatasi erosi, sekaligus memberikan nilai ekonomis kepada warga untuk pemanfaatan lahan di sekitar waduk," kata Gus Yasin.

Dampak Ekonomis

Adapun bibit buah yang ditanam adalah durian dan alpukat. Diharapkan, lahan yang berada di sekitar waduk dapat dimanfaatkan untuk masyarakat dan membawa dampak ekonomis terhadap warga.

Baca juga: PSSI Ajak Move On dari Cerita Lama ke Lembaran Baru Timnas Senior dan U-23

Penanaman bibit buah juga diikuti oleh Bupati dan Forkopimda Banjarnegara. Ratusan santri dari Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Bawang. Para santri amat antusias saat menerima ucapan "Selamat Hari Santri" dari Gus Yasin.

Kepada para santri, Gus Yasin berpesan agar anak-anak pesantren mewujudkan khalifah fil ardhi, dengan menjaga bumi melalui ketahanan lingkungan.

"Saya sangat senang anak-anak pesantren saat ini, sebagaimana resolusi jihad, dengan menjaga lingkungan misalnya dengan menanam pohon, menjadi khalifah fil ardhi, yang menjaga bumi. (Aji)