Helo Indonesia

Prof Nasir Dorong USM Implementasikan Visi Universitas

Rabu, 7 Januari 2026 19:47
    Bagikan  
Prof Nasir Dorong  USM Implementasikan Visi Universitas

Prof Mohamad Nasir saat hadir dalam Workshop Transforming University Vision to Action di USM

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Universitas Semarang (USM) menggelar Workshop Transforming University Vision to Action yang menghadirkan mantan Menristekdikti Prof Drs Mohamad Nasir Ak MSi PhD yang juga Anggota Pembinaan Yayasan Alumni Undip sebagai narasumber utama pada Rabu pagi 7 Januari 2026 di Ruang Teleconference Gedung Menara USM lantai 8.

Workshop tersebut dihadiri antara lain, Ketua Pengurus Yayasan Undip Prof Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM beserta jajaran, Rektor USM Dr Supari ST MT yang bertindak sebagai moderator serta pejabat struktural di setiap fakultas dan program studi.

Baca juga: Tumbuhkan Pusat Ekonomi Baru, Jateng - Lampung Teken 11 Kerja Sama Lintas Sektor

Hadir pula Wakil Rektor I USM, Prof Dr Haslina MSi, Wakil Rektor II USM,  Dr Abdul Karim SE MSi Ak CA, dan Wakil Rektor III USM Dr April Firman Daru SKom MKom.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong civitas akademika USM agar mampu menerjemahkan visi universitas ke dalam langkah-langkah nyata dan operasional.

Dalam pemaparannya, Prof Nasir mengatakan, visi tidak boleh berhenti hanya sebagai dokumen atau slogan.

Visi harus diimplementasikan ke dalam perencanaan strategis yang jelas dan dapat dijalankan.

Proses tersebut dimulai dengan menganalisis kekuatan dan kelemahan yang dimiliki universitas, kemudian menentukan strategi yang tepat hingga dirumuskan dalam program kerja yang operasional.

''Visi yang tidak diterjemahkan hanya akan menjadi katalog. Ia hanya ada di atas kertas. Oleh karena itu, visi harus diwujudkan dalam strategic plan yang bisa dijalankan dan dipahami oleh seluruh stakeholder,'' ujar mantan staf khusus wapres itu.

Baca juga: Ini Alasan Sebelum Terapi Stemcell dan Secretome Harus Melalui Perawatan Massage dan Akupuntur

Lebih lanjut, Prof Nasir menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh unsur pimpinan dalam mereview kembali program dan aksi yang telah dijalankan.

Evaluasi tersebut diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara visi universitas dengan action plan yang telah dibuat.

''Tugas pimpinan adalah mereview apa yang sudah dilakukan. Kalau sudah sesuai dengan visi, segera jalankan. Jika belum, maka harus segera diperbaiki. Kesalahan itu wajar, yang penting adalah melakukan perbaikan dan pelatihan,'' tambahnya.

Dia berharap, melalui workshop tersebut seluruh civitas akademika USM dapat memiliki pemahaman yang sama dalam mengimplementasikan visi universitas secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga target dan tujuan institusi dapat tercapai secara optimal. (Aji)