LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ----Sebanyak 16 Ketua Tim (Katim) Provinsi dan Kabupaten/Kota Program Keluarga Harapan (PKH) melakukan rapat koordinasi perdana tahun 2026 yang bertempat di Aula KH. Ahmad Hanfiah komplek Dinas Sosial Provinsi Lampung.
Hadir dalam rapat tersebut Kadis Sosial Provinsi Lampung Aswarodi beserta Sekertaris Dinas Sosial Maria Tamtina, Kabid Linjamsos Irianse Enha Yunita, Katim Provinsi PKH Lampung Slamet Riyadi dan 15 Katim PKH Kabupaten/Kota se-Lampung.

Dalam sambutanya, Aswarodi mengucapkan selamat atas dikukuhkannya SDM PKH Provinsi Lampung menjadi ASN PPPK Kementerian Sosial RI serta terpilihnya 16 Katim PKH se-Provinsi Lampung. Saya secara pribadi dan kedinasan mengucapkan selamat dan sukses. Semoga kedepan kinerja PKH Lampung menjadi lebih baik lagi.
Sebagaimana arahan Bapak Gubernur Lampung diberbagai kesempatan, PKH adalah program nasional Presiden Prabowo Subianto yang memiliki peran srategis dalam mengakselerasi perubahan kondisi sosial dan ekonomi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH menuju keluarga Sejahtera/berdikari.
Pemerintah Provinsi Lampung sangat mendukung program ini dan memberikan harapan agar implementasi PKH memberikan kontribusi pada penurunan angka kemiskinan di Provinsi Lampung, tegas Aswarodi.
Sementara, Katim Provinsi Lampung Slamet Riyadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut kegiatan retret Katim PKH se-Indonesia pada 22 – 24 Januari 2026 di Jakarta. Alhamdulilah 15 Katim Kabupaten/Kota hadir dalam kegiatan ini dan menghasilkan empat rumusan pokok program kerja prioritas untuk tahun 2026.
“Adapun empat program kerja tersebut meliputi; program penguatan peran Pendamping Sosial PKH, program kewirausahaan dan percepatan graduasi bagi KPM PKH, perluasan akses pendidikan dasar melalui Sekolah Rakyat dan serta perluasan akses Pendidikan tinggi melalui Gerakan Ayo Kuliah (GAK) bagi anak KPM PKH serta optimalisasi bisnis proses PKH,” jelas Slamet.
Lebih lanjut, Ia merinci jumlah penerima PKH se-Lampung pada tahap 4 tahun 2025 berjumlah 404.326 KPM. Dengan jumlah penerima terbesar di Kabupaten Lampung Timur yaitu 55.975 KPM dan terkecil di Kota Metro yaitu 5.794 KPM.
“Untuk target graduasi, sejauh ini Pendamping Sosial PKH se-Lampung telah berhasil mengidentifikasi dan melakukan input pada aplikasi SIKS-NG sebanyak 4.302 KPM Potensial untuk mendapatkan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) per-agustus 2025. Jumlah ini sangat berpotensi meningkat.
Semoga ditahun 2026, usulan tersebut dapat direalisasikan oleh Kemensos RI, sehingga selanjutnya dapat dilakukan graduasi atau pengakhiran kepesertaan PKH,” tegas Slamet.( rls/helo)
