Helo Indonesia

Bikin Warga Nyaman, Pemkot Semarang Berhasil Bersihkan Sampah di TPS Muktiharjo Kidul

8 jam 46 menit lalu
    Bagikan  
Bikin Warga Nyaman, Pemkot Semarang Berhasil Bersihkan Sampah di TPS Muktiharjo Kidul

Truk pengangkut sampah sedang bekerja di TPS Muktiharjo Kidul

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang intensif menangani penumpukan sampah di TPS Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan. Tercatat, hingga Jumat (16/1) sore, sebanyak 145 ritasi sampah telah berhasil dipindahkan dari lokasi tersebut menuju TPA Jatibarang.

Pengangkutan ini melibatkan sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Semarang sehingga volume sampah berangsur berkurang signifikan.

Baca juga: Rafinha dan Simanca Perkuat Skuad PSIS Semarang saat Jamu Deltras FC Malam Ini

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dalam keterangannya Jumat 16 Januari 2026 menyampaikan, pengerahan personel dan armada ini dilakukan guna memastikan lingkungan bersih dan kenyamanan warga kembali pulih secepat mungkin.

“Total sudah ada sekitar 145 ritasi yang kita angkut dari TPS Muktiharjo Kidul saja. Ini adalah hasil kerja keroyokan OPD seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) untuk armada angkutnya sementara pengamanan di lapangan dikawal Satpol PP bersama tim dari Kecamatan dan kelurahan setempat,” ujar Agustina.

Selain pengangkutan, untuk menjamin lahan tersebut tidak mengalami penumpukan sampah lagi, Wali Kota telah menyiapkan skema sterilisasi lahan melalui pemagaran dan penghijauan kembali. Area tersebut akan diproteksi agar tidak dimanfaatkan sebagai titik pembuangan liar.

“Untuk pengamanan, kami akan memasang pagar. Tidak hanya itu, DLH dan Disperkim nantinya akan menanam tanaman keras di lokasi tersebut. Kalau sudah dipagari dan ditanami, otomatis tidak boleh ada lagi penumpukan sampah di titik itu. Pak Camat juga akan memasang CCTV untuk memantau aktivitas di sana secara real-time,” katanya.

Skema Ritasi

Sebagai solusi, Agustina telah menyiapkan skema ritasi yang lebih disiplin dengan dukungan infrastruktur yang lebih kuat. Kapasitas kontainer di lokasi akan ditambah untuk memastikan semua sampah terakomodasi tanpa harus meluber ke tanah.

“Pemkot Semarang akan menyiapkan empat kontainer dan empat armada Armroll yang masing-masing melayani tiga ritasi per hari. Jadi total akan ada 12 ritasi harian. Saya juga minta setiap hari setidaknya ada satu unit Dump Truck yang bertugas 'membilas' sisa-sisa sampah yang tercecer agar kondisi lahan tetap bersih, rata, dan rapi,” imbuhnya.

Baca juga: Eva Dwiana Akan Menjadikan Kampung Gang Garuda Pasir Gintung Menjadi Kampung Nuansa Warna Warni

Mengenai ketertiban, pihaknya memberikan imbauan keras kepada pengguna kendaraan roda empat atau pick-up yang sering menyalahgunakan fungsi TPS. Menurutnya, kapasitas kontainer yang sangat terbatas hanya diperuntukkan bagi volume sampah rumah tangga yang diangkut oleh petugas resmi lingkungan. (Aji)