Helo Indonesia

Polri dan KPK Berkomitmen Memperkuat Integritas Pemberantasan Korupsi

Aris Mohpian Pumuka - Nasional -> Peristiwa
Rabu, 25 Februari 2026 10:17
    Bagikan  
Pelatnas Anti-korupsi
HELO INDONESIA

Pelatnas Anti-korupsi - Polri dan KPK bekerja sama menyelenggarakan Pelatnas anti-korupsi.

JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Guna memperkuat integritas para anggota mereka, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Tata Nilai, dan Anti Korupsi Polri di Jakarta.

"Pelatnas Polri ini dilakukan  sebagai upaya memperkuat budaya organisasi yang berintegritas dan berorientasi pada pencegahan korupsi," kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, pada Rabu (25/2/2026) di Jakarta.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa kemarin (24/2) di Gedung KPK, terletak di Ruang Auditorium Andi Yusuf, Gedung Anti-Corruption Learning Center Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Kegiatan tersebut juga merupakan wujud kerja sama antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan bebas dari korupsi," ujar Inspektur Pengawasan Umum Polri Wahyu Widada saat membuka acara Pelatnas Polri tersebut.

Baca juga: Tersesatnya 2 Remaja 16 Tahun Dalam Perangkap Narkoba Dini Hari

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPK Setyo Budiyanto, Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri, Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri, serta Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.

Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan Pelatnas Polri. Mereka terdiri atas 10 peserta dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri, dan 30 peserta dari Inspektur Pengawasan Umum Polri.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Setyo Budiyanto hadir sebagai Keynote Speaker. Dia menyampaikan materi bertajuk “Diagnosis Kelemahan Menuju Penguatan Berbasis Data”.

Dalam materinya, ia menekankan pentingnya pemanfaatan data sebagai landasan dalam memperkuat sistem pengawasan, integritas, serta pencegahan korupsi di lingkungan Polri.