Helo Indonesia

Ramadan Penuh Makna, Siswa Muhammadiyah Mulya Asri Praktik Langsung Bayar Zakat Fitrah

Annisa Egaleonita - Nasional -> Peristiwa
Kamis, 12 Maret 2026 11:45
    Bagikan  
Ramadan Penuh Makna, Siswa Muhammadiyah Mulya Asri Praktik Langsung Bayar Zakat Fitrah

Saat pembayaran zakat sedang berlangsung (Foto Rohman)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan 1447 Hijriah, suasana religius terasa di kompleks pendidikan Muhammadiyah Mulya Asri, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, Kamis (12/3/2026).

Tiga jenjang pendidikan, mulai dari TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA), SD Muhammadiyah, hingga SMP Muhammadiyah Mulya Asri, secara serentak menggelar kegiatan pengumpulan zakat fitrah.

Kegiatan ini tidak sekedar menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter yang ditanamkan kepada para siswa. Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami makna kepedulian sosial serta pentingnya berbagi kepada sesama, khususnya di bulan suci Ramadan.

Para siswa datang membawa zakat fitrah berupa beras maupun uang yang kemudian diserahkan kepada amil dari Kantor Layanan Lazismu (KLL) Mulya Asri. Sebelum menyerahkan zakat, para guru pendamping memberikan edukasi tentang tata cara serta adab berzakat.

Salah satu materi yang diajarkan adalah pelafalan niat zakat fitrah. Para siswa dibimbing agar mampu melafalkan niat secara mandiri saat menunaikan zakat.
“Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri 'annii fardhan lillaahi ta'aalaa,” ucap para siswa secara bersama-sama.

Badan Pengurus KLL Lazismu Mulya Asri, Wildan Hartanto, menyampaikan bahwa zakat fitrah yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan atau mustahik.
Menurutnya, praktik langsung seperti ini penting untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang nilai-nilai berbagi.

“Melalui praktik ini, siswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga merasakan kebahagiaan saat bisa berbagi dengan sesama di bulan suci,” ujar Wildan.

Sementara itu, Badan Pengurus Lazismu Tubaba, Bambang Wiyono, menjelaskan bahwa sesuai instruksi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tubaba, Lazismu telah membentuk unit-unit Kantor Layanan Lazismu (KLL) di setiap pimpinan ranting dan cabang Muhammadiyah serta di masjid dan musala. Langkah ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat tanpa harus datang jauh ke kantor pusat.

“Setiap KLL Lazismu telah dibekali sistem administrasi yang transparan dan profesional untuk memastikan dana umat dikelola secara amanah,” kata Bambang.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah di Tubaba untuk menunaikan zakat melalui Lazismu sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan “Ayo Berzakat”.

“Kami ingin memastikan zakat tidak hanya menjadi kewajiban yang ditunaikan, tetapi juga menjadi solusi nyata bagi persoalan sosial di Tubaba. Dengan menyalurkan zakat melalui KLL Lazismu, masyarakat turut membantu percepatan penyaluran bantuan kepada mereka yang membutuhkan di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Lazismu Tubaba sendiri berkomitmen menjadikan lembaga tersebut sebagai ujung tombak dalam pengentasan kemiskinan dan penanganan berbagai persoalan sosial melalui program-program di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi produktif.

(Rohman)