LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Ketua Komisi III DPR, Dr Habiburokhman ngevlog mematahkan kerupuk kemplang yang dibelinya di pinggir jalan dalam perjalanan mudik sebelum segerombol halal bihalal Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) 1993 di Emersia Kota Bandarlampung, Senin (23/3/2026) siang.
Turut mengenakan dress code atasan baju koko putih, Habib sapaannya turut menebar senyum kebahagiaan sepanjang acara bertajuk "Merawat Silaturahmi di Hari yang Fitri, Kompak Sepanjang Masa, Bahagia Bersama". Habib, penasihat komunitas Alumni Angkatan 1993 pimpinan ketua umum, advokat Agus Bhakti Nugroho tersebut.

HABIB - Ketua Komisi III DPR Dr Habiburokhman dan teman seangkatan FH Unila 1993, Senin. | dok/Muzzamil/Helo Indonesia
Saat acara total 55 alumni hadir, 25 di antaranya pria. Termasuk dosen Hukum Tata Negara cum Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FH Unila, Dr Budiyono. Serta beberapa figur publik lainnya seperti Kajari Kota Agung Tanggamus, Subari Kurniawan; wartawan Jawa Pos Yazid Fadilah, dan pejabat Kejaksaan Agung RI Marta Tila.
Pidato Habib selain memuji kelancaran acara yang terhitung singkat persiapan, juga berintisarikan dua ajakan sejuk. Dia mengajak sejawat seangkatan jaga erat jalinan pertemanan, dia ajak mereka terus berkiprah harumkan nama baik dan nama besar almamater.
"Mari kita harumkan nama FH Unila agar keberadaan kita benar-benar dirasakan masyarakat," ajak aktivis 1998, doktor hukum jebolan UNS Surakarta ini.

Pada kesempatan ini, Habiburokhman kembali mengajak para alumni IKA FH Unila, khususnya angkatan 1993 untuk bersama mendoakan Dr. Budiyono, S.H., M.H., untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Rektor (Pilrek) Unila Periode 2027-2031. “Pokoknya saya mendukung penuh dan berjuang maksimal,” pungkasnya
Karkhas kumpul alumni, Habib juga larut dalam kehebohan saat pengambilan gambar pekikkan yel angkatan. "Siapa kita? Sembilan tiga! Kompak selalu, bahagia bersama," seru mereka. Hadirnya Habib di tengah mereka, istimewa.
Terpisah, seorang karyawan hotel yang sengaja hampiri pewarta, bertanya. Dia penasaran usai melihat diri Habib. "Pak maaf itu ketua komisi DPR itu ya. Sering lihat di tivi," tanya dia, lalu mengangguk pelan usai diiyakan. (Muzzamil)
