Helo Indonesia

Libur Lebaran, Korban Tewas Tenggelam Jadi 4 di Pantai Lampung

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Rabu, 25 Maret 2026 21:27
    Bagikan  
TENGGELAM
HELO LAMPUNG

TENGGELAM - Tim SAR evakuasi jenazah tenggelam di Pantai Mandiri, Kabupaten Pesisir Barat.

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi empat korban tenggelam saat libur Lebaran di pesisir Provinsi Lampung. Satu korban di Kabupaten Lampung Selatan dan tiga korban di Kabupaten Pesisir Barat.

Korban keempat atau terakhir yang berhasil dievakuasi adalah Syafiq Sahreza (16) di Pantai Batu Rame, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (25/3/2026).

Baca juga: Liburan Lebaran Berujung Duka, 3 Nyawa Hilang di Pantai Mandiri, Pesibar

Sehari sebelumnya, Selasa (24/3/2026), tiga korban berhasil dievakuasi, yakni M. Alfareza, M. Fuad Abdullah, dan Aulia Ulwan dari perairan Pantai Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.

M. Syafiq Sahreza (16) merupakan warga Desa Sidoharjo, Dusun Jogja, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan. Ia terseret ombak pada Selasa (24/3/2026) pukul 17.47 WIB.

Kepala Kantor SAR Lampung melalui Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, langsung mengerahkan tim rescue dari Pos SAR Bakauheni begitu menerima laporan warga.

"Korban akhirnya ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian awal pada pukul 13.15 WIB," ujar Rezie Kuswara. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda.undefined

Evakuasi jenazah remaja yang tenggelam di Kalianda, Lamsel

Di Kabupaten Pesisir Barat, ketiga korban tenggelam di Pantai Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, Senin (23/3/2026). Jenazah ketiganya berhasil ditemukan pada Selasa (24/3/2026).

Muhammad Alfareza merupakan warga Dusun Kalipasir, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat; Muhammad Fuad Abdullah dari Talang Padang, Kabupaten Tanggamus; dan Aulia Ulwan dari Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat.

Dua jenazah ditemukan Tim SAR gabungan pada Selasa (24/3/2026) pukul 17.30 WIB. Sebelumnya, pada pagi hari, tim yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, Polairud, TNI AL, pihak kecamatan, aparat pekon, dan masyarakat setempat telah lebih dulu menemukan jenazah Alfareza. (Prapthy)