Helo Indonesia

400 Taksi Listrik Vietnam Bakal Lalu lalang di Bandarlampung

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Sabtu, 4 April 2026 17:21
    Bagikan  
TAKSI
HELO LAMPUNG

TAKSI - Taksi listrik merk Green SM buatan Vietnam

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Sebanyak 400 mobil taksi listrik ramah lingkungan merk Green SM buatan Vietnam bakal hilir-mudik mengaspal pada jam-jam tertentu yang mulai terasa sesak oleh kendaraan berbahan bakar fosil di Kota Bandarlampung. 

Kota Bandarlampung yang terus berbenah menuju kota metropolitan menjadi kota pertama yang akan dilayani mobil taksi yang dioperasikan oleh PT Alhadi Lampung Sumber Energy di Pulau Sumatera.

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mendukung kehadiran taksi listrik Green SM. Dia hanya menitipkan pesan agar drivernya dapat merekrut warga Bandarlampung dan 30 persen perempuan.

"Kami sudah menyiapkan pool di seputaran Bypass,dan memiliki fasilitas showroom, yang pasti akan memberikan peluang kerja bagi masyarakat Bandarlampung," tuturnya. 

Menurut Dr ( Cand) Hadi Saputra, direktur PT Alhadi Lampung Sumber Energy, taksi listrik ini merupakan program pemerintah pusat tentang energi yang terbarukan.

Kata dia, Kota Bandarlampung cocok karena ada kedekatan geografis dan nilai-nilai budaya yang serupa antara Indonesia dan Vietnam.

"Dengan beralih kendaraan umum dari BBM ke tenaga listrik, kami sangat optimis taksi listrik dapat berkembang, apalagi adanya perubahan geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada pembatasan BBM," terangnya.

"Solusinya sekarang ini pemerintah harus mulai memprogramkan kendaraan mobil listrik, yang nantinya akan ada pembatasan pemakaian bahan bakar minyak," katanya Kepada Heloindonesia, Sabtu (4/4/2026).

Hadi Saputra menyampaikan, PT Al Hadi Lampung Sumber Energy bermitra dengan Green Smart Mobility berpusat di Vietnam, merupakan perusahaan global, ada lima negara yang sudah berjalan.

"Kelima negara tersebut seperti Filipina,Thailand, Malaysia, India, Indonesia.Mobil listrik saat ini sudah beroperasi di Jabodetabek, Bahkan Makasar dan Surabaya, sedangkan Bali baru mulai beroperasi," jelasnya.

Sementara untuk di Bandarlampung akan memulai beroperasi,setelah semua fasiltas SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), untuk mendukung operasional 400 unit armada tersebut sudah tersedia.

" Taksi listrik Green SM menggunakan armada VinFast (seperti VinFast VFe34) yang dikenal ramah lingkungan dan efisien," sambungnya.

"Prabikan VinFast asal Vietnam yang memilki otoritas Green Smart Mobility menilai Provinsi Lampung, khususnya Bandarlampung termasuk kota yang berkembang," ucap Hadi.

Walaupun belum masuk priority dari tim di Vietnam.Karena bukan kota besar, namun pihaknya berencana memegang lisensi dari pabrikan VinFast.

Kedekatan geografis dan nilai-nilai budaya yang serupa antara Indonesia dan Vietnam. "VinFast merupakan brand dari taksi listrik Green SM. Kita melihat taksi sudah menjadi kebutuhan transportasi bagi masyarakat Bandarlampung," paparnya.

Eva Dukung

Menurutnya, Wali Kota Eva Dwiana sangat mendukung dengan program taksi listrik, beliau berpesan agar dapat merekrut drivernya dari warga Bandarlampung, yang 30 persen harus ada perempuannya driver di taksi Green SM.

" Kamu sudah menyiapkan pool, berada di seputaran Bypass,dan memiliki fasilitas showroom, yang pasti akan memberikan peluang kerja bagi masyarakat Bandarlampung," tuturnya.

" Pihaknya berencana mengembangkan usaha taksi listrik di Kalianda,Metro,Gunung Sugih,Pesawaran,Pringsewu, untuk saat ini kita masih fokus di Bandarlampung terlebih dahulu," ujar dia.

"Kami sangat mengapreasi dukungan dari pemerintah kota,khususnya Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana yang telah memberikan rekomendasi terkait izin operasional pool taksi listrik," tandasnya. (Hajim).