SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Magister Hukum Universitas Semarang (MH USM) sukses menggelar edukasi dan sosialisasi hukum demi mendongkrak partisipasi masyarakat dalam menyongsong pesta demokrasi Pilkada, Pilpres dan Pileg.
Acara yang digelar di Balai Kelurahan Tugurejo pada Senin 27 April 2026 ini bukan sekadar seremoni. Tim pengabdian USM di bawah komando Dr Drs Adv H Kukuh SA BA S Sos SH MH MM, anggota Dr Muhammad Junaidi SHI MH dan Dr Kadi Sukarna SH MHum sosialisasi ini mengupas tuntas UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
Baca juga: Gibran Dukung Pembangunan Lab Digital GP Ansor Jateng: Santri Harus Kuasai AI
Kegiatan yang dihadiri Lurah Tugurejo MT Munjaenah SE itu diikuti perwakilan LPMK, RW, RT, PKK, FKK, Dasawisma, Posyandu, Karang Taruna, Toga, Tomas, Babinsa, Bhabinjsmtibmas dan perangkat kelurahan.
Lurah Tugurejo Munjaenah, mengapresiasi kegiatan yang diadakah dosen USM.
Dia berharap, setelah mengikuti kegiatan tersebut kesadaran warga dalam berpartisipasi di Pemilu meningkat.
''Kegiatan ini sangat bermanfaat karena topik ini bisa menambah pemahanan dan kesadaran warga untuk berpartisipasi dalam Pemilu,'' kata Kukuh sembari menyampaikan salam dari Rektor USM Dr Supari ST MT.
Dia berharap, banyak warga Tugurejo yang putra-putrinya kuliah di USM.
Dia menjelaskan, Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu itu mengejawantahkan bahwa Pemilu merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.
Baca juga: Gebrakan ‘Waste to Value’ Banyumas Bikin Presiden Terkesan, Siap Direplikasi Nasional
Partisipasi masyarakat menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, karena melalui pemilu masyarakat dapat menentukan pemimpin dan arah kebijakan pembangunan.
''Namun tingkat partisipasi masyarakat masih belum signifikan karena beberapa kendala seperti kurangnya kesadaran akan penggunaan hak pilih, belum optimalnya sosialisasi dan pendidikan pemilih,'' ungkap Kukuh. Peserta yang aktif dan bertanya diberi hadiah berupa beras dan sarung. (Aji)
