Helo Indonesia

Lantik Pejabat Baru, Rektor USM Dorong Tata Kelola Modern Berbasis AI dan Smart Learner

1 jam 3 menit lalu
    Bagikan  
Lantik Pejabat Baru, Rektor USM Dorong Tata Kelola Modern Berbasis AI dan Smart Learner

Rektor USM Supari saat melantik pejabat struktural

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Rektor Universitas Semarang (USM), Dr Supari ST MT melantik pejabat struktural di lingkungan universitas yang berlangsung di Auditorium Ir. Widjatmoko USM, Semarang, pada Rabu 5 Agustus 2026.

Pelantikan tersebut meliputi pejabat pada level direktorat, manajer, dan supervisor di bawah koordinasi wakil rektor sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu.

Dalam sambutannya, rektor menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan yang berlangsung dengan lancar.

Baca juga: Semarang Raya Siap Gelar Porprov XVII: 81 Venue Dimatangkan, DRM Atlet Dimulai Agustus

Menurutnya, pergantian pejabat merupakan proses yang wajar dalam sebuah organisasi untuk menjaga keberlanjutan dan meningkatkan kualitas pengelolaan institusi.

''Alhamdulillah, baru saja dilaksanakan pelantikan pejabat struktural di Universitas Semarang. Ini pelantikan pejabat struktural di level direktorat, manager, supervisor di bawah wakil rektor. Alhamdulillah berjalan dengan baik,'' ujar Supari.

Supari mengatakan, pelantikan tersebut dilakukan untuk melengkapi struktur organisasi agar mampu menjawab tantangan pengelolaan perguruan tinggi yang semakin dinamis.

''Ini tujuannya adalah untuk melengkapi struktur organisasi. Saya kira ini adalah hal yang biasa, hal yang lumrah dalam sebuah organisasi. Untuk keberlanjutan organisasi selalu ada pembaruan-pembaruan, pergantian-pergantian pejabat struktural. Siapapun yang menjabat pada saatnya akan digantikan oleh pejabat yang selanjutnya. Hari ini sudah terjadi Alhamdulillah dengan baik,'' katanya.

Dia berharap, ada peningkatan kualitas tata kelola dengan mengadopsi sistem yang lebih modern dan berbasis teknologi digital.

''Kami berharap, dengan dilantiknya pejabat baru ini, nanti USM akan beroperasi semakin baik, mengikuti tata kelola yang baru juga, yang akan lebih baik,'' ujarnya.

Lebih lanjut, Supari menegaskan, transformasi yang dilakukan USM tidak hanya menyentuh aspek organisasi, tetapi juga pemanfaatan teknologi, termasuk artificial intelligence (AI), dalam mendukung proses pendidikan.

''USM akan dikelola dengan tata kelola yang modern, dengan didukung oleh kemajuan-kemajuan teknologi, dengan penggunaan artificial intelligence dan seterusnya, dengan perangkat-perangkat yang mendukung smart learner, pembelajar yang cerdas termasuk sarana-prasarana yang cerdas juga,'' jelasnya.

Perkuat Relevansi

Menurutnya, penerapan teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat relevansi antara proses pembelajaran di kampus dengan kebutuhan nyata di masyarakat.

''Sehingga harapannya ke depan USM akan semakin dapat meningkatkan mutunya, akan semakin dapat meningkatkan relevansi antara yang diproses di kampus dengan problem-problem permasalahan riil di masyarakat, sehingga bisa matching antara di dalam dan di luar, sehingga lulusannya, produk-produk risetnya juga akan relevan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan di masyarakat,'' tuturnya.

Baca juga: Keren! Pelajar SMPN 1 Lasem Sulap Limbah Malam Batik Jadi Inovasi REWAX-IoT Berkelas Jawa Tengah

Dia menambahkan, selain meningkatkan kualitas akademik, USM juga berkomitmen memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Indonesia.

''Satu lagi kami berharap supaya USM semakin dapat menjangkau adik-adik generasi muda untuk kuliah mengenam pendidikan tinggi. Selain peningkatan mutu dan peningkatan relevansi, juga untuk meningkatkan akses sehingga bisa merangkul lebih banyak generasi muda. Bagi USM, generasi muda itu adalah aset nasional, calon-calon pemimpin negeri ini di masa depan yang tidak bisa digantikan oleh generasi-generasi dari negara lain. Jadi harus serius disiapkan dengan sebaik-baiknya,'' tegasnya.

Supari menegaskan komitmen tersebut sejalan dengan cita-cita para pendiri USM untuk berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan.

''USM sesuai dengan maksud dan niat mulia para pendiri adalah untuk ikut mencerdaskan bangsa dengan cara menyiapkan generasi-generasi muda sebanyak-banyaknya agar siap menghadapi tantangan-tantangan dan mengambil peluang-peluang di masa depan, khususnya dalam mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045,'' ujarnya.

USM, katanya, terus bergerak menuju perguruan tinggi yang lebih modern dengan layanan yang semakin berkualitas.

''Kita sudah bergerak ke perguruan tinggi yang lebih modern dengan layanan yang lebih baik. Kualitas semuanya kita tingkatkan, relevansi dan akses,'' katanya.

Dia menyatakan, sebagai perguruan tinggi yang mengusung konsep pendidikan sepanjang hayat (lifelong learning), USM membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa batasan usia.

''Harapan idealnya adalah tidak ada adik-adik mahasiswa yang tidak bisa kuliah. Jadi tidak ada yang ketinggalan, semua punya peluang yang sama. Cakupan makin luas kepada siapa saja dan dari usia berapapun. Jadi tidak ada batasan usia. Kita mendukung pembelajaran sepanjang hayat, kita melaksanakan pendidikan sepanjang hayat,'' jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Supari mengajak seluruh pihak, termasuk insan media, untuk bersama-sama mendukung langkah transformasi yang tengah dilakukan USM.

''Semoga minta doanya adik-adik, teman-teman, sahabat-sahabat media agar niat mulia para pendiri dan ikhtiar yang kita laksanakan ini dapat terwujud. USM berkontribusi mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan hati, USM terus berinovasi membangun negeri,'' pungkasnya. (Aji)