SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Suasana di Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Kamis (7/9) tak seperti biasanya. Sebanyak 35 emak-emak yang merupakan kader PKK di kelurahan setempat tampk sibuk melukis tas berbahan kain.
Berbeda dengan menyulam atau merajut, melukis di atas kain membutuhkan alat dan bahan yang berbeda. Selain kain sebagai media untuk dilukis, diperlukan, cat tekstil, kuas dan palet sebagai alatnya.
Pemateri melulis Anna Kurniawati menjelaskan, peserta diajarkan mulai dari pembuatan sketsa, kemudian memadukan warna cat dan dituangkan ke kuas.
"Kalau dijual dari dompet hingga tas harganya Rp 50 - Rp 150 ribu. Kalau kerudung lukis Rp 60 - 70 ribu," katanya.
Warga RT 4 /RW 5 Bambankerep, Erna, sangat antusias mengikuti pelatihan melukis di atas kain. "Baru kali ini ikut pelatihan, menyenangkan saya menggambar bunga," ujarnya.
Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Bambankerep, Windah Hariyani, mengungkapkan melalui kegiatan pelatihan melukis di atas kain merupakan pemberdayaan perempuan dapat menambah kreativitas dan menghasilkan cuan untuk menopang ekonomi keluarga.
"Karena melukis di atas kain ini kan mencari hal baru dan menarik di kelurahan," tandas Windah didampingi Lurah Bambankerep, Agung Susilo. (Aji)
