LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM–
Komitmen memperjuangkan kebutuhan masyarakat kembali ditegaskan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, S. Joko Kuncoro, S.I.Kom., saat menggelar kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat (Reses) di Tiyuh Mekar Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Selasa (28/7/2026).
Reses yang dihadiri Kepalo Tiyuh Mekar Jaya Candra Agus Defi Prianto, aparatur tiyuh, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga ibu-ibu majelis pengajian itu menjadi ruang dialog antara masyarakat dan wakil rakyat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan, khususnya terkait pembangunan infrastruktur.
Dalam pertemuan tersebut, persoalan kondisi jalan menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan warga. Mereka berharap pemerintah segera memperbaiki ruas jalan penghubung Tiyuh Mulya Sari menuju Pintu Tol Way Kenanga yang kini mengalami kerusakan dan dinilai semakin menghambat mobilitas masyarakat.
Menurut warga, ruas jalan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi akses utama menuju jalan tol bagi masyarakat di Kecamatan Gunung Agung. Kerusakan yang terjadi dikhawatirkan akan semakin parah, terutama saat musim hujan.
Menanggapi aspirasi itu, Joko Kuncoro menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tubaba agar penanganan jalan tersebut menjadi prioritas pemerintah daerah.
"Aspirasi masyarakat sudah kami komunikasikan kepada Dinas PUPR Tubaba. Harapannya minimal dapat dilakukan perbaikan sementara melalui tambal sulam, dan rencananya akan direalisasikan pada Agustus mendatang," ujar Joko.
Selain jalan menuju Tol Way Kenanga, masyarakat juga mengusulkan peningkatan ruas jalan lingkungan di RK 5 dan RK 6 yang hingga kini masih berupa jalan tanah. Warga berharap setidaknya dilakukan penimbunan menggunakan batu sabes agar jalan tetap dapat dilalui dengan aman, terutama saat musim penghujan.
Joko mengungkapkan, pembangunan ruas jalan tersebut sebenarnya telah masuk dalam perencanaan Pemerintah Kabupaten Tubaba. Namun, pelaksanaannya harus tertunda akibat kebijakan efisiensi anggaran.
"Ruas jalan ini sebenarnya sudah pernah diplot untuk dibangun. Namun karena efisiensi anggaran, pelaksanaannya belum dapat direalisasikan. Kami tetap berharap setidaknya sekitar 300 meter di titik tanjakan bisa segera ditangani karena kondisinya cukup menyulitkan masyarakat ketika hujan," jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan perjuangan DPRD dalam pembahasan program pembangunan bersama pemerintah daerah.
"Reses merupakan momentum penting bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Setiap usulan yang disampaikan akan kami tampung dan perjuangkan sesuai kewenangan serta skala prioritas pembangunan daerah," katanya.
Tak hanya menyerap aspirasi, dalam kesempatan tersebut Joko Kuncoro juga memberikan dukungan terhadap semangat gotong royong masyarakat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia menyerahkan bantuan dana kepada empat RK gabungan dari total tujuh RK di Tiyuh Mekar Jaya guna mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Kegiatan di Tiyuh Mekar Jaya merupakan bagian dari rangkaian reses Wakil Ketua II DPRD Tubaba yang dilaksanakan di tiga titik sebagai upaya memastikan aspirasi masyarakat dari berbagai wilayah dapat terserap secara langsung dan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
(Rohman)
