Bupati Dendi dan Forkopimda Bahas Antisipasi Puncak Nataru

Jumat, 15 Desember 2023 21:19
Bupati Dendi saat menggelar coffee morning bersama Forkopimda terkait Natal 2023 dan Tahun Baru 2024/Foto: Rama

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Jelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kabupaten setempat menggelar coffee morning.

Coffee morning menekankan untuk mengantisipasi puncak kepadatan arus kendaraan pada libur tahun baru khususnya pada 31 Desember 2023 dan 1 Januari 2024 di tempat wisata.

"Karena bertepatan dengan libur panjang anak sekolah dan cuti nasional, kami minta seluruh jajaran untuk siap siaga mengahadapi lonjakan arus kendaraan terutama di kawasan wisata Kecamatan Telukpandan, khususnya di pantai Mutun dan Dermaga Ketapang," kata Dendi, saat coffee morning di Aula Pemkab Pesawaran, Jumat (15/12/2023).

Baca juga: Pemkot Balam Bayar Rp40 M P2KM buat Pelayanan Kesehatan Warga

Ia meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesawaran untuk membuat forum bersama Forkopimda untuk kolaborasi bersama BMKG, BPBD Provinsi Lampung dan Basarnas Lampung untuk mengantisipasi daerah rawan kecelakaan, rawan kemacetan juga memantau konsisi cuaca.

"Saya minta kepada BPBD untuk membuat forum bersama antara Forkopimda dan BMKG, BPBD Lampung dan juga Basarnas Lampung. Jadi kita bisa tau dimana daerah rawan kecelakaan, rawan kemacetan terutama pada daerah perbaikan jalan, dan rawan bencana, serta untuk mengetahui kondisi cuaca saat puncak Nataru," ujarnya.

Dendi juga turut menyoroti tahapan Pemilu 2024 tentang alat peraga kampanye (APK) yang di tempatkan tidak sesuai ketentuan untuk ditertibkan.

"Kepada Satpol PP dan Bawaslu untuk menertibkan alat peraga kampanye yang tidak sesuai dengan ketentuannya," timpalnya.

Baca juga: Gibran Ngaku Tak Ada Lawan Berat di Debat Cawapres, Pengamat : Cocok Ini


Kemudian, Dendi juga meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran, Kesbangpol Kabupaten Pesawaran, dan P3AP3KP Kabupaten Pesawaran untuk melaksanakan program khusus anti perundungan (bullying) di sekolah.

"Lakukan pembinaan kepada sekolah-sekolah. Beri penyuluhan pendidikan tentang budi pekerti termasuk kepada tenaga pendidik agar tidak ada waktu kosong siswa siswi untuk bermain-main," kata dia.

Sementara, Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy diwakili Wakapolres M. Riza mengatakan dalam menghadapi persiapan Nataru dan cuaca ekstrem, pihaknya telah menyiapkan personel yang on call.

"Untuk persiapan Nataru dan cuaca ekstrem, kami telah menyiapkan anggota yang siap sedia dalam segala situasi," kata Riza.

Kemudian, Ia juga mengajak semua pihak dan juga jajaran TNI untuk mengkalkulasikan potensi gesekan antar pendukung dengan menerapkan colling system.

"Pemilu di Pesawaran tergolong agak keras dan termasuk dalam daerah pemilihan (dapil) neraka. Untuk itu kami mengajak seluruh pihak untuk agar gesekan antar pendukung bisa diminimalisir dengan menerapkan colling system untuk meredam gejolak yang akan terjadi," pungkasnya. (Rama)

Berita Terkini