Kebakaran Truk Tangki Pertamina di Tol Ngawi Disebabkan Percikan Api dari Kampas Rem Roda Belakang

Rabu, 26 Juni 2024 14:03
Kobaran api yang membakar Truk Tangki berisi 16 ribu liter pertalite milik Pertamina di ruas Jalan Tol Ngawi, Selasa (25/6/2024) malam. tangkapan layar

HELOINDONESIA.COM - Terungkap detik-detik mendebarkan terjadinya kebakaran truk tangki BBM di tol Ngawi KM 579 wilayah Desa Jalurejo, Kecamatan Kota Ngawi, Jawa Timur, Selasa (25/6/2024) malam itu.

Kini penyebab jebakaran telah terungkap disebabkan karena dipicu adanya munculnya percikan api dari kampas rem truk tangki tersebut.

Ketika api membakar bagian roda sang pengemudi sudah melihat adanya api dari bagian roda belakang sebelah kiri melalui kaca spion mobil.

Baca juga: Truk Tangki Angkut 16 Ribu Liter Pertalite Terbakar di Ruas Tol Ngawi - Madiun, Namun Kini Sudah Kembali Normal

Pengemudi Sugeng Priyanto (43) warga Ponorogo ini kemudian meminggirkan truknya di bahu jalan tol dari arah Madiun menuju arah Ngawi.

Sugeng Prianto kemudian turun bersama rekannya Yan Hardiansyah untuk melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam portable atau APAR menghabiskan 3 pemadam portable namun api tidak juga padam.

Upaya pemadaman menggunakan APAR tidak berhasil dan truk tangki N 9731 UF milik Pertamina itu mulai terbakar dan api semakin membesar.

Baca juga: Ban Depan Pecah, Mobil Terguling-guling Beberapa Kali di Tol Ngawi-Solo, Warga Caruban Tewas

Api yang membakar roda kemudian menyambar ke bangian tangki dan tetap tidak mau padam dan terus membakar hingga menjalar kemana-mana.

Sugeng sudah berusaha memadamkan menggunakan 3 APAR tetap saja api terus membesar, sebelumnya tangki bermuatan 24 ribu liter namun di bawa dari Madiun telah berkurang.

Muatan BBM yang tersisa di dalam truk tinggal 16 ribu liter sebelumnya sudah untuk mensuplai sejumlah SPBU di wilayah Madiun.

Baca juga: Tabrakan Adu Banteng Remaja di Ngawi, Tak Punya SIM Jangan Naik Motor di Jalan, Berniat Mendahului Endingnya Tewas!

Rencanyanya sisa BBM itu akan dibawa ke sejumlah SPBU yang ada di rest area di ruas jalan tol yang ada, namun tangki BBM sudah terbakar lebih dahulu.

Untuk memdamkan kebakaran hebat petugas mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Ngawi, hingga melakukan pemadaman membutuhkan waktu lebih dari 1 jam lamanya.

Untuk memadamkan kobaran api mobil pemadam membutuhkan 6 tangki air dan membutuhkan lebih dari 1 jam lamanya untuk pembasahan dan pendinginan.

Baca juga: Kecelakaan Tol Ngawi-Solo, Sopir Truk Tronton Sampai Takut Melihat Dua Korban Tewas Terjepit Bak Truk dan Dashboard

Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Sapari mengungkap dari keterangan sejumlah saksi memang api berasal dari kampas rem bagian roda belakang sebelah kiri yang bermasalah.

Setelah membakar kampas rem api membakar ban terlebih dahulu kemudian menyambar ke bagian bodi mobil hingga menyulut ke tangki dan kebakaran terus membesar hingga meledakkan tangki berisi pertalite.

Baca juga: Delapan Penumpang Merangkak Melalui Cendela yang Pecah, Saat Bus Sugeng Rahayu Terguling di Jalan Raya Ngawi

Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa namun arus lalu lintas arah Madiun menuju Solo sempat ditutup sementara selama upaya pemadaman kendaraan itu.

Kebakaran truk tangki BBM tidak mengganggu distribusi pertalite di wilayah Madiun dan sekitarnya. **

Berita Terkini