HELOINDONESIA.COM -Suasana program uji coba makan siang gratis di SDN 166 Palembang, Sumatera Selatan, berubah haru saat seorang siswi bernama Devi membuat keputusan yang tidak terduga.
Ketika anak-anak lain menikmati makanan bergizi yang disediakan, Devi justru memilih untuk tidak menyantap hidangan tersebut di tempat. Alasannya sederhana, namun menyentuh hati: ia ingin membawa makanan itu pulang untuk ibunya.
Baca juga: Samurai yang Selalu Menang Dalam Duel Menyebut Bahwa Tidak Ada Satu Cara Untuk Bisa Menang
Dalam sebuah video yang beredar, terlihat Devi duduk diam di meja makan, sementara teman-temannya sudah mulai lahap menikmati nasi dan lauk pauk.
Seorang polisi wanita (polwan) yang bertugas menghampiri dan bertanya dengan lembut, "Kenapa enggak dimakan, sayang?" Dengan mata berkaca-kaca, Devi menjawab lirih, "Untuk mama." Jawaban itu seketika membuat petugas dan orang di sekitarnya terdiam.
Petugas berusaha membujuk Devi agar makan di tempat, khawatir ia akan lapar. Namun, Devi tetap teguh dengan pilihannya. "Enggak," katanya singkat.
Dengan suara lirih, Devi menceritakan bahwa ayahnya telah meninggal dunia, dan ibunya bekerja keras sebagai pembantu rumah tangga untuk mencukupi kebutuhan mereka.
"Papa sudah meninggal. Mama ngepel di rumah orang," ucapnya pelan. Kata-kata itu cukup untuk membuat polwan yang menanyainya tak kuasa menahan air mata.
Di akhir video, teman-teman Devi mencoba memberinya semangat. Namun, momen ini telah meninggalkan pelajaran mendalam: di balik perjuangan hidupnya,
Devi menunjukkan kasih sayang yang luar biasa kepada ibunya. Tindakan sederhana ini mencerminkan ketulusan hati seorang anak yang ingin berbagi kebahagiaan dengan orang yang dicintainya.***