LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Awal tahun 2025, mobil dum truk beroda 18 dan muatan 40-50 ton semen masih terus merusak jalan lingkungan warga di Jalan Ikan Manyung, RT 06, Lingkungan II, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandarlampung.
Pantauan Helo Indonesia, Kamis (2/1/2025), beberapa truk tronton tersebut dengan santainya menuju gudang PT Batu Makmur yang disewa oleh PT Tirta Sumber Berkah. Para pemangku juga masih menunggu kesadaran perusahaan.
Sekretaris Daerah Kota Bandarlampung Iwan Gunawan juga ikut menyayangkan masih membandelnya mobil-mobil berukuran besar merusak akses jalan serta membuat tak nyaman masyarakat ke kantor kecamatan.
"Pemilik gudang dan penyewa seharusnya memiliki tanggung jawab karena akses jalan lingkungan warga," kata Iwan Gunawan, Kamis (2/1/20245). Dia minta pengelola mengurangi tonase trukdan peduli terhadap kerusakannya.
Iwan berharap tidak ada lagi mobil dum truk yang melebihi muatan masuk ke akses jalan warga.
Jauh sebelumnya, Camat Bumi Waras Budi Ardianto dan Wali Kota Eva Dwiana sudah pernah menegur pengusahanya secara lisan agar memperhatikan jalan yang rusak parah akibat muatan truk-truk semennya.
Pernah pula, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Iskandar Zulkarnain membenarkan rusaknya jalan akibat aktivitas truk yang berlalu lalang sepanjang kira-kira 100 meter tersebut.
Ketua RT 06 Lingkungan 2 Yulia Apika Ridwan membenarkan hancurnya jalan akibat truk tronton lalu lalang setiap hari. "Belum ada perhatian sama sekali," katanya.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bandarlampung Iskandar Zulkarnain menilai pemilik gudang PT Baru Makmur harus bertanggung jawab atas hancurnya jalan lingkungan oleh truk bermuatan puluhan ton semen PT Tirta Sumber Berkah.
"Rusaknya jalan lingkungan di depan Kantor Kecamatan Bumi Waras itu disebabkan oleh mobil muatan berat yang bebannya tidak sesuai dengan kekuatan jalan," katanya kepada Heloindonesia sejak pertengahan bulan lalu, Minggu ( 15/12/2024).
Dia mengingatkan pemilik dan penyewa gudang untuk menghentikan truk-truk keluar-masuk gudang agar jalan tak semakin parah. Saat ini saja, jika musim hujan seperti bubur. (Hajim).
-