LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Sidang putusan sela gugatan citizen law suit terhadap pembangunan Tugu Pagoda kembali molor kali ketiga Selasa (11/02/2025). Majelis hakim belum selesai bermusyawarah, kata Ustadz Ansori, wakil penggugat.
Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Bandar Lampung (AMPBL) itu mengharapkan putusan majelis hakim PN Tanjungkarang yang dipimpin Samsumar Hidayat, SH, MH berpihak pada kemaslahatan dan keharmonisan warga.
"Jangan sampai majelis hakim memutuskan berdasarkan kepentingan sesaat atas pesanan- pesanan pihak tertentu," kata Ustadz Ansori lewat rilis yang diterima Helo Indonesia, Rabu (12/2/2025).
Menurut dia, putusan sela sudah tiga kali ditunda majelis hakim. Seharusnya, Selasa (4/2/2025), majelis membacakan putusannya atas perkara No235/pdt.G/2024/PN Tjk pada Oktober 2024.
"Semua tahapan persidangan sudah dilalui, kami sudah pernah menyurati KY (Komisi Yudisial)untuk memantau/menurunkan tim Ke PN Tanjungkarang," kata Gunawan Pharrikesit, SH selaku koordinator penasehar hukum (PH) pengugat.
Menurut Gunawan Parikesit, Tugu Pagoda yang dibiaya APBD Kota Bandarlampung hanya menyenangkan kelompok kecil pemuja film "Si Kera Sakti Sun Go Khong". Dia menyarankan tugu yang lebih bermakna, misalnya Tugu Krakatau.
Wali Kota Eva Dwiana sejak periode pertamanya ingin Kota Bandarlampung jadi metropolitan yang cantik. Di ujung periode pertamanya, perbaikan trotoar, JPO Siger Milenial, dan GOR di Wayhalim.
Ada satu lagi yang tengah digarapnya, yakni pembangunan kota tua jadi kawasan wisata dengan Tugu Pagoda, Gapura China Town, dan rencana Tugu Alquran dengan total anggaran APBD Rp25 miliar.
Wali Kota Eva Dwiana melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Chinatown di Jalan Ikan hiu, Teluk Betung, Bandar Lampung, Senin (20/5/2024).
Plt. Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung Muhaimin, menyampaikan anggaran yang digunakan untuk pembangunan tugu pagoda dan gapura memakan biaya sebesar Rp3 miliar.
Tugu Pagoda senilai Rp3 miliar setinggi 9 meter, diameter 6 meter dengan 9 tingkat. Gapura senilai Rp2 miliar dengan tinggi 18 meter. Rencana, ada empat gerbang masuk dan dua gerbang keluar Chinatown.
Pembangunan Chinatown Bandarlampung ditargetkannya rampung secara keseluruhan pada akhir Tahun 2026. Kemudian untuk anggarannya secara keseluruhan sejumlah Rp 25 miliar. (HBM)