Dugderan 2025 Besok, Wali Kota Semarang Perankan Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Purbodiningrum

Kamis, 27 Februari 2025 17:39
Kegiatan Dugderan 2025 yang berisi pawai arak-arakan akan digelar pada Jumat besok

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti akan memerankan Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Purbodiningrum dalam prosesi Dugderan yang akan digelar Jumat besok 28 Februari 2025.

“Prosesi diawali dengan upacara di Halaman Balaikota Semarang. Wali kota Semarang, Agustina akan bertindak sebagai Adipati Kota Semarang, Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Purbodiningrum yang akan memimpin upacara,” ungkap Kadinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso, kepada media belum lama berselang.

Baca juga: Masuki Ramadan 1446 H, MUI Jateng Serukan Semangat untuk Peduli dan Berbagi

Wing menjelaskan, setelah rangkaian upacara selesai, akan dilanjutkan dengan pemukulan bedug yang menjadi tanda dimulainya pawai arak-arakan peserta Dugder. Sementara untuk proses kirab budaya ini diawali oleh kehadiran prajurit Patang Puluhan, termasuk prajurit berkuda, yang turut memberikan semangat dan kemegahan pada setiap langkah perayaan.

Pawai nantinya akan dipenuhi dengan kemeriahan dari berbagai komunitas yang berpartisipasi, seperti dari Klenteng Tay Kak Sie, kelompok lintas etnis, dan perempuan anggun berkebaya. Tak ketinggalan, organisasi masyarakat seperti NU dan Muhammadiyah juga akan turut meramaikan acara, meneguhkan keberagaman dalam keharmonisan yang ada di Kota Semarang.

“Sekaligus pawai Dugderan anak akan kita gabung. Setelah prosesi pemukulan bedug oleh ibu wali kota, menandai jalannya kirab budaya. Dalam pawai tersebut, anak-anak akan berkesempatan tampil menunjukkan talentanya berupa flashmob di halaman Balaikota,” sambungnya.

Usai pertunjukan flashmob, lanjut Wing, anak-anak akan bergabung dalam pawai, tetapi mereka akan berada di barisan paling belakang. Mereka tidak akan melanjutkan perjalanan hingga titik akhir, melainkan akan berhenti sejenak di depan Paragon sebagai bagian dari rangkaian acara.

“Kasihan kalau anak-anak harus berjalan jauh. Mereka akan mengikuti iring-iringan pawai hanya sampai di Paragon,” katanya.

Berakhir di MAJT

Wing juga menambahkan bahwa rombongan Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Purbodiningrum akan melanjutkan perjalanan menyusuri Jalan Pemuda, hingga akhirnya mencapai kawasan Masjid Agung Kauman.

Baca juga: Dibekali Lintas Disiplin Ilmu, Prof Noor Achmad Ingin Santri di Ponpes Tahfidz MAJT-Baznas Jateng Berprestasi Global

Setibanya di Kauman, penyerahan suhuf halaqoh yang biasanya dilakukan di serambi masjid, kali ini akan dilaksanakan di lapangan alun-alun. Selanjutnya, acara akan diikuti dengan pembacaan suhuf halaqoh dan pengumuman mengenai datangnya bulan Ramadhan, yang akan disampaikan langsung oleh Wali Kota Semarang. “Kemudian akan ada pembagian dan rebutan roti ganjel rel,” bebernya.

Wing menambahkan, prosesi Dugderan tak akan berhenti di situ, melainkan akan berlanjut ke Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), di mana rombongan akan diterima oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Selain itu, pihaknya juga berencana mengundang perwakilan dari Kementerian Kebudayaan untuk meramaikan tradisi Dugderan ini. Ia pun tengah berupaya agar acara tersebut dapat diusulkan ke pemerintah pusat untuk dimasukkan dalam kalender acara nasional.

”Karena Dugderan ini merupakan salah satu budaya kearifan lokal yang hanya ada di Kota Semarang. Ini event besar pertama yang dilakukan oleh ibu Wali kota sekaligus ajang perkenalan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Aji)

Berita Terkini