Helo Indonesia

Dibekali Lintas Disiplin Ilmu, Prof Noor Achmad Ingin Santri di Ponpes Tahfidz MAJT-Baznas Jateng Berprestasi Global

Kamis, 27 Februari 2025 11:43
    Bagikan  
Dibekali Lintas Disiplin Ilmu, Prof Noor Achmad Ingin Santri  di Ponpes Tahfidz MAJT-Baznas Jateng Berprestasi Global

Para santri Ponpes Tahfidz Al-Quran MAJT-Baznas Jateng yang mengikuti haflah berpose bersama Ketua PP MAJT Prof Noor Achmad dan jajaran serta pimpinan Baznas Jateng.

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sekaligus Ketua PP Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Prof Dr KH Noor Achmad MA mengajak kepada pimpinan Baznas daerah di Jateng untuk tak ragu mengirim calon santri guna menimba ilmu di Ponpes Tahfidz Al-Qur'an MAJT-Baznas Jateng.

Prof Noor Achmad menjelaskan, masih ada 17 Baznas kabupaten/kota di Jateng yang belum mengirimkan santri di Ponpes Tahfidz Al-Qur'an MAJT-Baznas Jateng.

Baca juga: Prof Dharto: Alumni USM Harus Cinta Tanah Air, Jangan Nglokro Melihat Isu

Di hadapan para pimpinan Baznas daerah di Jateng, Prof Noor Achmad berpesan agar tidak ada keraguan sama sekali dalam mengirimkan santri di Ponpes Tahfidz Al-Qur'an MAJT-Baznas Jateng.

"Saya meminta kepada Baznas di seluruh Jateng untuk bisa mengirim santri belajar di Ponpes Tahfidz Al-Qur'an MAJT-Baznas Jateng, masih ada 17 Baznas daerah di Jateng yang belum mengirimkan santri," kata Prof Noor Achmad saat acara ''Haflah Hifdzul Qur'an 25 Juz Santri Ponpes Tahfidz Al-Qur'an MAJT-Baznas Jateng Tahun 2025'' di MAJT, Semarang, Rabu malam 26 Februari 2025.

Menurut Prof Noor Achmad tidak ada lagi alasan untuk tidak mengirim santri di Ponpes Tahfidz Al-Qur'an MAJT-Baznas Jateng.

Ia menyampaikan santri Ponpes Tahfidz Al-Qur'an MAJT-Baznas Jateng selain belajar dan menghafal Al-Qur'an juga ilmu lainnya, seperti Tafsir, Fiqih dan segala disipilin ilmu yang berhubungan dengan Al-Qur'an.

"Saya juga meminta kepada para santri agar jangan menyia-nyiakan apa yang telah diperjuangkan para pimpinan Baznas daerah di Jateng," terangnya.

Baca juga: Jaga Perdamaian, Menag Nasaruddin Ingatkan Kepala Daerah Rawat Kerukunan Umat Beragama

Ia meminta para santri agar menunjukkan prestasinya, tidak hanya di daerah, tapi juga di Jateng, nasional bahkan global.


Dibutuhkan Masyarakat

Bagi Prof Noor Achmad, keberadaan santri penghafal Al-Qur'an dibutuhkan oleh masyarakat.

Guna menunjang itu semua, santri di Ponpes Tahfidz  di MAJT-Baznas Jateng ke depan juga dibekali jaringan internasional.

"Untuk mendukung itu semua, pimpinan  ponpes ini  memberikan pelajaran ekstra berupa Bahasa Arab dan Bahasa Inggris," imbuhnya.

Di bagian lain, Sekretaris Baznas Jateng Drs KH Ahyani mewakili ketua Baznas mengapresiasi dan berterima kasih kepada pengasuh ponpes tahfidz yang telah mengasuh santri dengan berbagai teknik dan metode. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih pimpinan Baznas kabupaten/kota yang berpartisipasi mengirimkan santrinya.

Baca juga: Pemerintah Komitmen Perkuat Budaya Bangsa dan Optimalkan Pelayanan Ibadah Haji

Sementara itu Direktur Ponpes Dr KH Muhammad Saifuddin MA menyampaikan ada 13 santri yang menjalani haflah. Para santri melakukan ujian satu persatu, masing-masing santri diuji hafalannya, misalnya yang hafalannya lima juz diuji satu sampai lima juz, yang 15 diuji satu juz sampai 15 juz dan seterusnya.

Pada kesempatan itu haflah diikuti 13 santri yang telah memiliki hafalan Al-Qur'an lima juz, 10 juz, 15 juz, 20 juz, sampai 25 juz. Dari jumlah tersebut terpilih tiga terbaik yang mendapatkan hadiah.

''Para santri pantas bangga, karena dihadiri langsung oleh Ketua Baznas RI. Teruslah untuk tetap belajar dan meningkatkan hafalan sebaik-baiknya,'' katanya.

Dalam tausiyah dan motivasinya, Dr KH Achmad Faiz Lc MA, pimpinan Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Kudus berharap agar santri yang mondok di Ponpes Tahfifdz MAJT-Baznas Jateng tak hanya mahir membaca, menghafal, memahami Al-Qur'an tapi juga mampu mengamalkan.

Baca juga: Selain Sehat dan Kuat, Ada Unsur Metafisis dalam Olahraga Pernapasan Asli Indonesia

Pada kesempatan, Gus Faiz berbagi pengalamannya saat berkunjung ke Kerajaan Maroko. Dia bercerita bagaimana kehidupan ponpes, kegiatan tadarus, dan dukungan pemerintah setempat terhadap para santri agar bisa menjadi Ahlul Qur'an.

Dalam acara tersebut hadir, diantaranya Sekretaris PP MAJT Drs KH Muhyiddin MAg bersama jajaran pengurus, Ketua PIMAJT Dr Hj Nur Kusuma Dewi Noor Achmad MSi, serta sejumlah delegasi Baznas daerah, seperti Baznas Kabupaten Temanggung, Baznas Sukoharjo, dan lainnya.

Haflah Hifdzul Qur'an 25 Juz Santri Ponpes Tahfidz Al-Qur'an MAJT-Baznas Jateng ini bagian dari rangkaian Gebyar Ramadhan 1446 H MAJT. (Aji)