Syekh Ammar Ungkap Manfaat Luar Biasa Membaca Al-Quran dan Suasana Gaza Saat Ini

Jumat, 21 Maret 2025 17:38
Syekh Ammar Azmi Ar-Rafati Al-Jailani Al-Hasani saat memberikan tausiyah dalam Istighosah Nuzulul Quran di MAJT

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Pendakwah dari Gaza, Palestina Syekh Ammar Azmi Ar-Rafati Al-Jailani Al-Hasani mengungkapkan, zikir terbaik kepada Allah SWT adalah dengan membaca Al-Qur'an. Karena sesungguhnya membaca Al-Qur'an memiliki manfaat dan keberkahan luar biasa untuk kebaikan umat Nabi Muhammad SAW.

Syekh Ammar menyampaikan hal tersebut, saat hadir dalam acara Istighosah Nuzulul Qur'an, yang dilaksanakan di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang, Jumjat 21 Maret 2025,

Baca juga: Presiden Resmikan KEK Industropolis Batang, Berharap Jadi Magnet Investasi

Hadir dalam acara itu di antaranya, Sekretaris PP MAJT Drs KH Muhyiddin MAg, Wakil Sekretaris Drs KH Istajib AS, dan Ketua Panitia Gebyar Ramadan MAJT Prof Dr H Ahmad Izzuddin MAg. Selain itu juga, sejumlah jamaah yang usai menunaikan ibadah Shalat Jumat.

Disampaikan Syekh Ammar, bagi umat Rasulullah SAW yang menjalankan ibadah puasa sembari membaca Al-Qur'an kelak di hari akhir akan menerima syafaatnya.

''Setiap kali kita membaca Al-Qur'an kelak di Surga derajat kita akan dinaikkan. Selain membaca Alquran, kita juga harus mengamalkannya,'' kata pria kelahiran Kota Gaza, Palestina, 26 September 1979 itu.

Harus Dilakukan

Dalam tausiyahnya itu juga diungkapkan, seorang ulama besar, Imam Syafi'i, setiap harinya menghafalkan Al-Qur'an sebanyak dua kali, siang dan malam hari selama Ramadan. ''Itulah yang harus kita lakukan juga. Selain berpuasa, kita juga harus membaca Al-Qur'an,'' tutur Imam Besar Masjid Al-Aqsa yang pada usia 11 tahun, telah hafal Alquran 30 juz, dan ratusan hadis itu.

Baca juga: Menekraf Apresiasi Java Jazz Festival Mendunia Jadi Bukti Ekraf Potensial

Dia berharap, selama bulan Ramadan yang hanya sebentar saja ini, tidak berlalu begitu saja. Memasuki 10 hari terakhir, merupakan waktu yang istimewa untuk makin mendekatkan diri pada Allah SWT dengan membaca Al-Qur'an.

Kehadirannya di acara istighosah itu, tidak hanya memberikan materi terkait peringatan Nuzulul Qur'an saja. Melainkan juga diceritakan olehnya, bagaimana suasana di Gaza saat ini yang terus saja dibombardir tentara Israel.

Dari cerita yang dia sampaikan melalui seorang penerjemah itu disampaikan, tiga dari tujuh anaknya, mati syahid dalam sebuah serangan roket bom fosfor di Gaza. Namun meski begitu, semua kegiatan belajar mengajar yang dirintisnya di Gaza, tetap berlangsung di tengah serangan Zionis. (Aji)

Berita Terkini