LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji menanggapi serius penyelesaian konflik yang ada di perusahaan perkebunan sawit PT Prima Alumga yang ada di Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji.Sabtu (29/03/25).
Beberapa waktu lalu Bupati Mesuji Elfianah bersama beberapa kepala perangkat daerah didampingi pihak Polres Mesuji melakukan kunjungan ke PT Prima Alumga pada 24 Maret 2025 lalu.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Mesuji Taufiq Widodo mengatakan kunjungan yang dilakukan Bupati Mesuji merupakan bagian dari upaya penyelesaian yang dilakukan Pemkab Mesuji atas persoalan yang terjadi di perusahaan saat ini.
"Beberapa waktu lalu Bupati bersama kami bertemu dan berdialog dengan manajemen PPA mengenai persoalan dan konflik antara perusahaan dengan warga," ujarnya.
Ia menjelaskan kegiatan itu merupakan tindak lanjut setelah selama ini kami dan pihak dari Polres Mesuji menghimpun informasi dari masyarakat adanya komplik yqng belum ada penyelesaian antara pihak PT dan Masyarakat setempat.
Menurutnya persoalan yang ada saat ini cukup serius mulai dari pencurian kelapa sawit yang terus terjadi, aksi massa yang disertai pengerusakan, maupun tata kelola koperasi kemitraan yang ditenggarai menjadi pemicu berbagai persoalan tersebut.
"Kemudian kami meyikapinya secara netral dan berimbang, serta mengupayakan penyelesaiannya secara objektif dan komprehensif," ungkapnya.
Upaya penyelesaian persoalan tersebut, lanjut Taufiq, bukan saja yang bersifat jangka pendek tetapi juga jangka panjang.
Dikatakan Taufiq dalam upaya penyelesaiannya pihaknya merasa diperlukan penegakan hukum atas pelanggaran-pelanggaran yang terjadi maupun pembenahan tata kelola koperasi kemitraan untuk dilakukan secara beriringan.
Untuk itu, Pemkab Mesuji melalui rapat Forkopimda dalam waktu dekat akan melakukan pembahasan terhadap penyelesaian persoalan yang terjadi di PT Prima Alumga.
Ini kita lakukan untuk menjaga konflik tersebut tidak berkepanjangan diharuskan ada keseimbangan serta interaksi yang harmonis dan saling menguntungkan antara perusahaan dan masyarakat disekitarnya.
Sebab, masyarakat pantas untuk menerima manfaat atas keberadaan pelaku usaha di wilayahnya, baik yang berupa kemitraan maupun CSR.
"Tetapi investor juga pantas memperoleh rasa nyaman dalam melakukan aktivitas ekonomi perusahaannya," pungkasnya.
Sebelumnya juga Bupati Mesuji Elfianah menegaskan bahwa komplik ini harus selesai dan siapa pun yang bersalah kita serahkan ke pada penegak hukum yang ada. ( Aan.S)