LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Momen raya Peringatan Hari Pahlawan 10 November tahun ini semirip sebelumnya, ditandai mengheningkan cipta 60 detik tepat pukul 08.15 waktu setempat, Senin (10/11/2025).
Demi memaknai tema raya peringatan, "Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan", Kementerian Pertahanan menyebut Hari Pahlawan menjadi pengingat, bahwa kemerdekaan diraih melalui pengorbanan dan keteguhan para pejuang bangsa.
"Semangat mereka tidak berhenti di masa lalu, tetapi terus hidup dalam setiap langkah menjaga kedaulatan dan kehormatan Indonesia," kutipan unggahan seperti disitat.
Kemhan mengajak seluruh rakyat Indonesia, terus bergerak melanjutkan perjuangan, menanamkan semangat bela negara, memperkokoh karakter kebangsaan, dan memperkuat pertahanan yang tangguh demi masa depan Indonesia yang berdaulat.
"My Hero, My Inspiration: Keep Moving Forward, Continue the Struggle. Selamat Hari Pahlawan 2025," khatur Kemhan.
Seturut, lembaga mikroprudensial negara, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI, mengajak publik melanjutkan semangat juang para pahlawan bangsa, dengan kontribusi nyata.
"Sobat OJK, setiap tanggal 10 November kita mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan bangsa. Kini, saatnya kita lanjutkan semangat juangnya dengan berkontribusi lewat aksi nyata, karya positif, dan semangat membangun negeri," ujarnya.
"Semangat perjuangan para pahlawan adalah warisan abadi yang harus kita teladani. Saat ini, melanjutkan perjuangan berarti bergerak aktif menjaga persatuan, memperkuat moderasi beragama, dan mencerdaskan kehidupan bangsa," pesan unggahan Kementerian Agama.
"Mari jadikan semangat pahlawan sebagai motivasi untuk berkontribusi nyata bagi kejayaan Indonesia," lanjutnya.
Tahun ini, pemerintah menganugerahi gelar penghargaan tingkat tertinggi di Indonesia: Pahlawan Nasional; gelar anumerta yang diberikan Pemerintah RI atas tindakan yang dianggap heroik —perbuatan nyata yang dapat dikenang dan diteladani sepanjang masa bagi warga masyarakat lainnya atau berjasa sangat luar biasa bagi kepentingan bangsa dan negara. Kepada 10 nama.
Di antaranya mantan Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan aktivis buruh asal Sidoarjo Jawa Timur yang tewas mengenaskan, Marsinah. Dengan demikian, total kini terdapat 217 pahlawan nasional terdiri 200 laki-laki dan 17 perempuan. (Muzzamil)