LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Pagar Sekretariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandarlampung sempat menjadi tempat menjemur belasan pakaian. Peristiwa itu terjadi di Jalan Jenderal Sudirman No. 47, Rawa Laut, dan memantik reaksi keras dari sejumlah senior HMI.
Di ruas jalan protokol tersebut, sepanjang pagar kantor tampak dipenuhi jemuran berupa celana, kaus, hingga pakaian, Setidaknya terdapat sekitar 12 potong celana dan kaos yang melambai-lambai di depan Kantor HMI Cabang Bandarlampung.
Kejadian pekan lalu itu terekam dalam video ponsel yang diterima Helo Indonesia pada 14 Februari 2026. Dalam video tersebut, perekam menyampaikan kekecewaan dan menilai tidak mencerminkan etika organisasi.
“Ini sampai jam 14.54, jemuran masih ada. Bagaimana pengurus HMI ini? Seperti tidak punya integritas. Ini kantor kok dijadikan tempat jemuran,” ujar perekam dalam video tersebut.
Dalam rekaman berdurasi 29 detik itu, perekam juga menyinggung tidak terlihatnya aktivitas organisasi. “Kan manusia semua, orang-orang terpelajar, pengurus HMI, masih mahasiswa semua. Mana ketua umum cabang? Tidak ada kegiatan apa?” lanjutnya.
Menanggapi video tersebut, terdengar pula suara lain yang bernada sarkastik. “Itu berarti penghuninya perlu dievakuasi. Cuaca panas, tensi naik, mungkin mesin pengering rusak. Daripada pagar menganggur, jadi bermanfaat buat jemuran. Sudah benarlah itu,” ucap suara dalam rekaman.
Suara tersebut bahkan mempertanyakan fungsi kantor cabang. “Coba dicek dulu penghuni kantor cabang itu. Kalau memang kantor, jangan-jangan sudah jadi kos-kosan. Coba dibawa dulu, dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Demikian, senior-senior, sehat selalu, salam sejahtera, jangan lupa bahagia,” katanya menutup pernyataan.
Saat dikonfirmasi, Topan Indra Karsa, senior HMI Cabang Bandarlampung sekaligus salah satu penggagas pembangunan kantor cabang, belum memberikan tanggapan hingga Kamis pekan lalu.
HMI Cabang Bandarlampung berdiri sejak 29 Juni 1961. Dalam perjalanan panjangnya, organisasi ini telah melalui berbagai fase perjuangan dan hingga kini tetap menjadi jantung serta gerbang perkaderan HMI di Provinsi Lampung.
Salah satu pencapaian penting HMI Cabang Bandarlampung adalah terpilihnya Arif Musthopa sebagai Ketua Umum PB HMI periode 2008–2010. Arif merupakan mantan Ketua Umum HMI Cabang Bandarlampung periode 2002–2003 dari Komisariat Sospol Universitas Lampung.
Kantor HMI Cabang Bandarlampung sejatinya tidak hanya berfungsi sebagai pusat administrasi, tetapi juga sebagai ruang kaderisasi, diskusi intelektual, serta penguatan gerakan keumatan dan kebangsaan.
Keberadaan kantor yang representatif diharapkan mampu meningkatkan efektivitas konsolidasi kader, memperluas jejaring organisasi, serta menjadi simpul kegiatan sosial, pendidikan, dan advokasi.
Dalam proses pembangunannya, kantor cabang ini melibatkan partisipasi alumni, kader aktif, serta dukungan berbagai elemen masyarakat. Model bangunan dirancang sederhana namun fungsional, menyesuaikan kebutuhan organisasi dan keterbatasan sumber daya, tanpa meninggalkan identitas HMI sebagai organisasi kader.
Ke depan, kantor cabang ini diharapkan benar-benar menjadi “rumah bersama” bagi kader HMI Bandar Lampung—tempat lahirnya gagasan, tumbuhnya kepemimpinan muda, serta pusat pengabdian bagi umat dan bangsa. (HBM)