SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Memperingati Dies Natalis Ke-39, Fakultas Hukum Universitas Semarang (FH), sivitas akademika berziarah ke makam tokoh dan pendiri Fakultas Hukum antara lain makam Prof H Abdullah Kelib SH, Prof R Djoko Mulyono SH dan Mursyid Nugroho Indra Kusuma SH MHum pada Kamis 2 Juli 2026.
Ziarah dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan, penghargaan, dan ungkapan rasa terima kasih atas jasa serta pengabdian mereka dalam membangun dan mengembangkan Fakultas Hukum hingga mencapai berbagai kemajuan seperti saat ini.
Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut diikuti Dekan beserta jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, alumni, serta perwakilan mahasiswa.
Baca juga: Lulusan D3 Siap Kerja: FE USM dan Kadin Kota Semarang Jalin Sinergi Strategis
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan pembacaan tahlil, serta tabur bunga di pusara para dekan terdahulu.
Dekan Fakultas Hukum Universitas Semarang, Dr Amri Panahatan Sihotang SS SH MHum mengatakan, ziarah merupakan tradisi yang memiliki makna mendalam, tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu, tetapi juga sebagai momentum refleksi untuk melanjutkan cita-cita dan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan.
''Para dekan terdahulu telah memberikan dedikasi, pemikiran, dan pengabdian yang luar biasa bagi kemajuan Fakultas Hukum. Apa yang kita nikmati hari ini merupakan hasil kerja keras dan perjuangan mereka. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita mengenang jasa-jasa beliau sekaligus mendoakan agar segala amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,'' ujarnya.
Baca juga: Pikat Hati Wali Kota Semarang, Ongol-Ongol Jahe Sendangmulyo Didorong Tembus Pasar Hotel
Dia menambahkan, ziarah tersebut juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan kepada generasi muda, khususnya mahasiswa, agar senantiasa menghargai sejarah, menjunjung tinggi integritas akademik, serta meneruskan semangat pengabdian yang telah dicontohkan oleh para pendahulu.
Makam Dekan
Selama pelaksanaan ziarah, rombongan mengunjungi makam para dekan terdahulu yang berada di beberapa lokasi pemakaman. Di setiap makam, dilakukan doa bersama dan tabur bunga sebagai simbol penghormatan dan penghargaan atas kontribusi para pemimpin yang telah mengabdikan diri bagi pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
''Kami berharap, melalui kegiatan tersebut, seluruh sivitas akademika semakin memperkuat rasa kebersamaan, kekeluargaan, dan komitmen dalam mewujudkan Fakultas Hukum yang unggul, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan hukum di Indonesia,'' ungkapnya.
Menurutnya, tradisi ziarah kepada para pendahulu merupakan agenda yang lazim dilaksanakan oleh berbagai perguruan tinggi di Indonesia sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis.
''Kegiatan tersebut dimaknai sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah institusi sekaligus pengingat akan nilai-nilai perjuangan, dedikasi, dan pengabdian yang diwariskan oleh para pemimpin terdahulu,'' tandas Amri. (Aji)