KENDAL, HELOINDONESIA.COM -KPU Kabupaten Kendal mulai melaksanakan sortir dan pelipatan surat suara Pilkada 2024. Sortir dan pelipatan kertas suara mulai dilaksanakan pada Selasa (5/11/2024) di gudang KPU di Gedung Islamic Center Kelurahan Bugangin Kendal.
Sekretaris KPU Kendal, Zaeny Ekhsan mengungkapkan, hari pertama sortir dan pelipatan dimulai dari surat suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah. "Untuk hari ini, KPU Kendal melakukan sortir, lipat dan hitung surat suara gubernur gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah," ujar Zaeny.
Adapun surat suara gubernur gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah berjumlah 830.018 surat suara yang dikerjakan oleh petugas sortir dan lipat sebanyak 220 orang.
"Targetnya satu setengah hari selesai untuk yang Pilgub Jateng. Jadi hari ini targetnya sekitar 528 ribu. Sehingga setelah ini nanti diharapkan sudah dapat dilaksanakan sortir, lipat, hitung untuk surat suara bupati dan Wakil Bupati Kendal," bebernya.
Surat Suara
Ia menambahkan, pada hari pertama ini masih sedikit kerusakan surat suara yang ditemukan petugas. Namun ada beberapa kotak surat suara yang jumlahnya tidak sesuai.
"Hingga saat ini masih proses, tapi sekilas kerusakannya masih sedikit. Tapi ada beberapa kotak yang harusnya satu dus ada 6 ribu itu masih ada yang kurang, ada yang lebih juga," imbuh Sekretaris KPU Kendal.
Zaeny menyebutkan, untuk sortir dan lioat suara pilbup akan dilakukan dihari berikutnya setelah proses pelipatan surat suara pilgub selesai. "Besok siang rencananya kita lipat yang cabup. Satu setengah hari cagub, satu setengah hari cabup. Kita targetkan tanggal 7 November 2024 kita pastikan selesai semua," tandasnya.
Sementara itu untuk proses keamanan proses pelipatan surat suara, selain adanya pengawasan dari petugas KPU, Bawaslu Kabupaten Kendal maupun pihak kepolisian. KPU juga memberikan aturan yang ketat kepada para petugas lipat dan sortir.
"Jadi untuk tas, hp, peniti, rokok, korek dan lainnya itu kita masukkan ke box- boxyang disediakan. Didalam itu steril, tidak ada barang yang dilarang. Kemudian kita juga memberlakukan satu pintu. Mereka kalau mau ijin harus melalui petugas kami yang mengawasi," pungkasnya.(Anik).
