Helo Indonesia

Ditinggal Orangtua, 2 Bocah Tewas Terjebak Kebakaran, Pelukan Terakhir di Balik Jeruji Besi Jendela

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
1 jam 42 menit lalu
    Bagikan  
KEBAKARAN
HELO LAMPUNG

KEBAKARAN - Puing-puing sisa kebakaran yang menewaskan dua bocah (Foto Aan S/Helo)

MESUJI, HELOINDONESIA.COM — Tangis duka mengiringi pemakaman dua bocah kakak beradik yang tewas setelah terjebak kebakaran di rumah mereka di Desa Budiaji, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung.

Keduanya dimakamkan di Pemakaman Umum Simpang Pematang, Minggu (30/8/2026), setelah ditemukan meninggal dunia di dalam kamar yang terkunci oleh kepungan api.

undefined

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.44 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari ruang keluarga dan dengan cepat membakar bagian rumah lainnya.

Saat kebakaran terjadi, kedua korban berada di dalam kamar.

Mereka sempat berusaha mencari jalan keluar. Kaca jendela kamar dipecahkan hingga terdengar beberapa kali suara pecahan kaca oleh warga sekitar. Namun, usaha itu berakhir sia-sia. Jendela masih dilindungi teralis besi sehingga kedua bocah tidak dapat keluar.

Ketika mereka berusaha menyelamatkan diri melalui jendela, kobaran api telah menjalar ke ruang tengah. Jalan keluar pun tertutup.

Baca juga: Kebakaran di Mesuji, Dua Kakak Beradik Tewas Terjebak di Dalam Rumah

Kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi saling berpelukan di dalam kamar.

Bagi keluarga, pelukan itu menjadi gambaran paling memilukan dari detik-detik terakhir kehidupan kedua bersaudara tersebut—ketika tidak ada lagi jalan untuk melarikan diri selain saling berdekapan di tengah kepungan api.

Warga sekitar sempat mendengar teriakan dari dalam rumah. Mereka juga mendengar suara kaca jendela yang pecah hingga beberapa kali. Namun, api yang semakin membesar membuat upaya pertolongan sulit dilakukan.

Rumah tersebut kini tinggal puing-puing. Garis polisi terpasang di lokasi untuk kepentingan penyelidikan.

Saat kebakaran berlangsung, kedua orangtua korban tidak berada di rumah. Sang ayah, Boim, masih berada di luar daerah. Sementara sang ibu, Nur, sedang menghadiri acara kondangan di Kabupaten Lampung Tengah.

Baca juga: Karang Taruna Mesuji Sambangi Rumah Duka 2 Beradik Korban Kebakaran.

Keduanya kini harus pulang ke rumah yang telah kehilangan bentuknya—dan menghadapi kenyataan yang jauh lebih berat: dua buah hati mereka tidak lagi menunggu kepulangan.

Polisi masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Sejumlah keterangan dan kondisi tempat kejadian dikumpulkan sebagai bagian dari penyelidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang. (Aan.S)