Nana Ungkap Peran Media dan Empat Indikator Keberhasilan Pilkada

Rabu, 30 Oktober 2024 22:19
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana saat membuka Penguatan Keterbukaan Media/Pers Mendukung Keterbukaan Demokrasi. Foto: Ist

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Penjabat (Pj)  Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengungkapkan, media punya peran strategis dalam penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024. Dia mengajak insan pers berperan aktif guna ikut mengawasi pesta demokrasi ini.

Dia menjelaskan, memang tidak dipungkiri ada dinamika yang terjadi dalam kontestasi Pilkada, namun hal ini masih bisa tertangani oleh Bawaslu.

"Peran media sangat besar terutama untuk sebarkan informasi terkait tahapan Pilkada, jadwal dan teknis secara berimbang kepada masyarakat. Kemudian sebagai fungsi kontrol sosial dan menyampaikan programnya agar masyarakat tahu kualitas masing -masing paslon tersebut," kata Nana, saat membuka acara Penguatan Keterbukaan Media/Pers dalam Mendukung Keterbukaan Demokrasi, di Front One HK Hotel, Kota Semarang, Rabu 30 Oktober 2024.

Baca juga: Wow! Raih Capaian Realisasi Keuangan Tertinggi di OPD, Badan Kesbangpol Terima Hadiah dari Pj Sekda Kendal

Hadir dalam penguatan yang diinisiasi Kesbangpol Jateng dan PWI Jateng itu Kadis Kominfo Jateng Riena Retnaningrum dan Kabag Humas dan Protokol Kabag Humas dan Protokol Biro Umum Setda Dicky Adinurwanto.

Sedangkan dalam diskusi panel yang dimoderatori wartawan Alkomari, menghadirkan tiga pembicara yaitu Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS yang membawakan materi Kolaborasi media dan jurnalisme positif menuju Pilkada Damai 2024''.

Selain Amir, nara sumber lainnya Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Jateng Zainal Abidin Petir (Membangun narasi damai, bebas hoaks, dan ujaran kebencian pada Pilkada 2024'', dan Sekretaris PWI Jateng/wartawan Suara Merdeka Setiawan Hendra Kelana (Peran insan pers wujudkan pemberitaan berimbang dan kondusif).

Ditambahkan Nana Sudjana, pers juga memiliki peran penting dalam pendidikan politik masyarakat. Karenanya, media juga diminta turut menyosialisasikan kepada masyarakat, untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 2024.

Baca juga: USM Raih Tujuh Emas di Kejuaraan Karate Universitas Brawijaya Malang

Nana membeberkan, KPU Jateng telah menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada di wilayah ini sebanyak 28.427.616 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 31,96% merupakan pemilih milenial, dan 21,89% merupakan pemilih gen Z.

“Jadi kalau kita hitung generasi milenial dan Gen Z ini, ada sekitar 53% pemilih. Mereka selama ini tidak asing dengan media online,” ujarnya.


Empat Indikator
Nana Sudjana juga menyampaikan, ada empat indikator dikatakan sukses atau tidaknya Pilkada, baik Pilgub, Pilwalkot ataupun Pilbup. Pertama , partisipasi masyarakat dalam pemilihan yang tinggi. Dia menyebut, tingkat partisipasi masyarakat Jawa Tengah dinilai baik, , saat Pilpres, Pileg yang lalu di Jateng yaitu di angka 82,6 persen. Dia berharap pada Pilkada 2024 nanti, angka partisipasi bisa menyentuh 90 persen.

Lalu, dikatakan sukses Pilkada bahwa setiap tahapan Pilkada yang ada dapat berjalan dengan baik. "Sejauh ini saya lihat tidak ada masalah yang menonjol, selanjutnya iklim situasi dan kondisi di dalam masyarakat juga kondusif dan aman. Terakhir roda pemerintahan, pelayanan terhadap masyarakat jangan sampai terganggu,"ujarnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah, Haerudin menuturkan, kegiatan itu diikuti 50 penggiat media dari media cetak, online, TV, dan radio.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan media, dalam mewujudkan pilkada damai,” terangnya.

Menurut Haerudin, kegiatan itu juga untuk memperdalam pemahaman tentang pentingnya jurnalisme positif, dalam proses Pilkada 2024. Selain itu, mendorong terciptanya kolaborasi dengan unsur pentahelix. (Aji)

Berita Terkini