HELOINDONESIA.COM - Viral di media sosial mengenai video yang menampilkan capres nomor urut 1, Anies Baswedan ditampar oleh orang tidak dikenal saat kampanye di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).
Dalam video tersebut, tampak Anies sedang berjalan di tengah kerumunan orang dan sejumlah pria berkaus hitam mengawal Anies.
Namun, seorang pria yang mengenakan topi dan kaus tulisan 'AMIN' mengayunkan tangannya ke arah Anies.
Ayunan tangan pria tersebut mengenai pipi Anies.
Menanggapi kejadian tersebut, Kapten Timnas AMIN, M Syaugi angkat bicara.
Baca juga: Bawaslu Kendal Gelar Fasilitasi Pelatihan Saksi Peserta Pemilu 2024
"Sebetulnya sering kejadian seperti itu, cuma tidak ada kamera, kebetulan kemarin ada kamera," ujar Syaugi dalam Konferensi Pers di Markas Pemenangan Timnas AMIN, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/12/2023).
Meski demikian, Syaugi mengaku peristiwa tersebut tidak menghambat kampanye yang berlangsung.
Selain itu, peristiwa ini sudah ditangani oleh pihak keamanan.
"Itu sebetulnya hal yang memang perlu kita waspadai, tetapi itu tidak mengganggu kelancaran jalannya kampanye oleh Pak Anies. Itu sudah ditindaklanjuti bagian pengamanan," ucap Syaugi.
Syaugi mengaku tak tahu apakah orang yang menampar Anies disengaja atau tidak.
Selanjutnya, ia menyerahkan kepada pihak keamanan untuk menyelidiki kasus tersebut.
"Ya kita tidak tahu ya, itu nanti bagian pengamanan menyelidiki. Oh iya jadi catatan dari pihak pengamanan tentunya ada peningkatan pengamanan terhadap beliau berdua sehingga membuat masyarakat juga tenang," papar Syaugi.
Demi mencegah kejadian serupa terjadi lagi, Timnas AMIN akan meningkatkan keamanan dalam berkampanye.
Baca juga: Wapres Ma`ruf Amin Minta Penyelenggara Pemilu Harus Jujur dan Adil kepada Semua Pihak
"Karena banyak masukan-masukan dari masyarakat kepada kami di Timnas ini untuk memperhatikan hal-hal tersebut jadi kami sudah menindaklanjuti dengan meningkatkan pengamanan tersebut," tambahnya.
Syaugi berharap Pemilu dan kampanye dapat berjalan secara damai.
"Mudah-mudahan hal-hal seperti ini bisa kita antisipasi lebih baik lagi, sehingga Pemilu atau kampanye bisa berjalan dengan damai aman semua tenang," tandasnya.
