Helo Indonesia

Polemik Kehadiran Cabup Aries di Maulid, Ketua Panita Tegaskan Tak Diundang

Selasa, 15 Oktober 2024 17:53
    Bagikan  
Polemik Kehadiran Cabup Aries di Maulid, Ketua Panita Tegaskan Tak Diundang

Foto kolase: Ust Windartho, undangan dan Cabup Aries Sandi/Heloindonesia.com

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- - Kehadiran Calon Bupati Pesawaran Aries Sandi Darma Putra pada Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H dan Haul Syeikh Abdul Qodir Jailani yang ke-41 berbuntut polemik soal diundang panitia atau tidak sang mantan bupati setempat itu.

Setelah berita soal tak diundangnya Aries di media ini, muncul berita media online lain yang mengatakan bahwa calon bupati itu datang atas undangan panitia penyelenggara acara keagamaan di komplek pesantren tersebut.

Ketua Panitia Kegiatan Ustadz Windartho, Aries menegaskan kembali bahwa Aries datang tanpa diundang pada acara Ahli Thoriqoh Qodriyah Naqsabandiyah di komplek Ponpes Mambaul Ulum, Desa Margodadi, Kecamatan Waylima, Senin (14/10/2024) tersebut.

"Kami telah sepakat tidak mengundang pasangan calon (paslon) pada acara keagamaan," tandas Ustadz Windartho, Selasa (5/10/2024). Bahkan lebih ditegaskan, panitia juga tidak memberikan mandat kepada pihak manapun untuk mengundang paslon.

Menurut Kepala Desa Margodadi Aminudin, pertimbangan rapat kepanitiaan disepakati tidak mengundang paslon karena memang pengajian itu dalam komplek pondok pesantren, halaman Masjid Babusalam.

Diberitakan sebelumnya, Majelis Jam'iyah Ahlit Thoriqoh dan ketua PCNU Kabupaten Pesawaran KH. Ulinuha turut menyesalkan kehadiran Aries Sandi dalam pengajian yang semula tidak melibatkan unsur politik.

Dia tanya ke panitia memang tidak ada undangan untuk menghadirkan paslon sesuai hasil rapat tidak melibatkan unsur politik, apalagi sekarang situasinya sedang Pilkada. Di susunan acara, tak ada sambutan Aries Sandi.

Menurut dia, kehadiran Aries Sandi justru berpotensi membuat perpecahan di masyarakat. Hal itu terbukti terjadinya perbedaan pendapat di antara jamaah yang hadir, muncul pro dan kontra, katanya. "Hal ini yang kami hindari," katanya.

Salah satu panitia mengatakan kedatangan Aries di luar dugaan dan tanpa sepengetahuan semua panitia. "Masak dia datang mau kami usir. Ya sebenarnya kalau ingin datang untuk pengajian ya monggo-monggo saja," katanya.

"Karena kami dari awal juga sudah sepakat dan komitmen untuk tidak mau dalam kegiatan tersebut ada unsur-unsur kampanye. Nah ini malah tiba-tiba datang sedangkan sejak awal kami sepakat untuk tidak mau adanya unsur-unsur politik dalam kegiatan ini," pungkasnya.

Saat dikonfirmasi wartawan melalui nomor +6281179xxxx Aries Sandi tidak merespon, begitu juga saat dihubungi melalui pesan WhatsApp tidak menjawab.

Pada acara tersebut, Aries Sandi sempat berpidato memaparkan visi misi dalam pencalonan Pilkada 2024. Dia pun menjanjikan akan memberi layanan BPJS gratis untuk kepala keluarga yang berusia 80 tahun. Dia juga meminta doa para ulama dan jamaah yang hadir terpilih sebagai bupati.

"Bapak Ibu bisa menilai siapa yang terbaik yang bisa jadi khalifah dan umara untuk Kabupaten Pesawaran," ujarnya.

Kata dia, saat memimpin pada tahun 2015, ada sekitar 68 pondok pesantren yang telah dibantunya Rp10 juta. Sampai sekarang, tidak ada penambahan, ujarnya. Dia berjanji jika terpilih akan ditambah jadi Rp15 juta. (Rama)