Helo Indonesia

Kenapa Centong, Pak? Celetuk Ibu di Kampanye Mirza-Jihan Lampung Timur

Minggu, 10 November 2024 20:00
    Bagikan  
Kenapa Centong, Pak? Celetuk Ibu di Kampanye Mirza-Jihan Lampung Timur

TPT Mirza-Jihan Lampung Timur

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM --- Hari ini dua titik. Marga Sekampung, Sukadana. Sesuai STTP Polda. Pesan masuk gawai, pesan kedua, terbaca Kamis (7/11/2024) Subuh lalu.

Aktivis 1998, pengurus ranting PDI Perjuangan Labuhanratu Kedaton Bandarlampung 1999, aktivis Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Teknik UBL dan Forum Mahasiswa Lampung (Formala) 1999-2002, Koordinator Presidium FGD Desa Kawasan Hutan (DKH) Lampung naungi 580 DKH per 2022-kini, pendiri cum pembina Asosiasi Penggilingan Padi Rakyat Siger Lampung (ASPPARASILA) dan Persatuan Pengemudi Armada Lampung (Permala) per 2022, terakhir bacawagub Lampung 2024 Abu Hasan, pengirimnya.

Aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD), Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) UBL 2000-2001, Ketua Eksekutif Kota LMND Bandarlampung 2001-2002 dan Ketua LMND Lampung 2002-2004, Ketua Partai Persatuan Nasional (Papernas) Lampung 2004, caleg PKPI DPRD Lampung dapil Bandarlampung 2009, Ketua Satgas Muda Partai Hanura Lampung 2009-2012, deklarator Gerakan Petani Lampung (GPL) 2010, stafsus Wagub Lampung 2014-2019 Bachtiar Basri, Ketua Jaringan Kemandirian Nasional Lampung 2017-2024, caleg Demokrat DPRD Lampung dapil Lampung Selatan 2019, Ketua Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) Lampung pertama 2021 lalu ini, kembali turun gunung.

Selaku anggota Bidang Penggerak Desa Tim Pemenangan Terpadu (TPT) Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Lampung 2024 nomor urut 2, Rahmat Mirzani Djausal -Jihan Nurlela Chalim (Mirza-Jihan), Abu Hasan turut berkampanye menangkan paslon jagonya.

Dipandu tim Penggerak Desa TPT Mirza-Jihan Lampung Timur, Ibrahim Restusaka, ketibaan Abu Hasan dan dua rekan disambut ramah oleh peserta kampanye tatap muka terbatas Mirza-Jihan asal beberapa desa di kediaman Yon, warga Desa Purwosari Kecamatan Marga Sekampung, Lampung Timur, Kamis siang itu.

Cuaca sejuk, desa subur penghasil singkong dan jagung, cek koordinat meletak diapit Desa Bukit Raya dan Gunung Mas, memiliki 16 RT di 6 dusun, viral dijuluki "desa terong" lantaran limpahan produksi sayuran pelejit kesuburan pria wanita ini, sebagian berselimut mendung, saat kampanye berlangsung.

13.32 WIB, Abu Hasan dengan paparan rada unik, pidato kampanyenya menarik animo warga latar petani, pekebun, buruh tani, dan pelaku usaha minimikro ultramikro ini. Dia menyampaikan salam hormat Mirza-Jihan.

"Saya Abu Hasan pak. 25 tahun lebih saya dampingi, mengadvokasi gerakan rakyat di Lampung terlebih persoalan sengketa agraria, masalah laten di negara kita hingga saat ini. Kemarin pak, atas dorongan dan dukungan termasuk tokoh petani 13 kabupaten, saya mencalon wakil gubernur Lampung," ujar pria berdarah Kayu Agung Sumatera Selatan ini.

Teman sekelas Ketua DPC Partai Gerindra cum cawabup Lampung Selatan M Syaiful, teman seperjuangan aktivis 1998 lainnya kini kader Gerindra cum cawabup Lampung Utara Romli ini, membeber singkat alasan mencalon, salah satunya demi memutus mitos sesat tak akan bisa putra daerah nyalon Pilkada tanpa didukung bohir.

Sayang lanjutnya, "keberuntungan belum milik saya. Masih ada yang lebih baik dari saya. Salah satunya yang hari ini saya dukung dan menangkan, karenanya saya kampanyekan kepada bapak ibu sekalian, Mirza-Jihan. Ini bukan keputusan pribadi. Hasil diskusi dengan petani, buruh, mahasiswa, kaum perempuan, jaringan saya 25 tahun terakhir. Menurut kami, inilah calon gubernur wakil gubernur yang akan bisa menjawab kebutuhan, peluang dan tantangan bagi Lampung lima tahun kedepan. Setuju tidak, bapak ibu?" Massa, koor setuju.

Menekankan kini eranya Prabowo, Abu yang juga pendiri/pembina ormas Perhimpunan Perempuan Demokratik (Perada) Lampung, menggarisbawahi pentingnya kekompakan kepemimpinan nasional Presiden ke-8 RI itu, dengan kepemimpinan daerah produk Pilkada 2024 nanti di provinsi dan kabupaten/kota.

Sehingga, tandasnya, sudah tepat jika hadirin kampanye yang belum atau masih ragu jadi mantap, yang sudah mantap lalu mengajak keluarga, tetangga, handai tolannya kompak memutuskan akan memilih cagub-cawagub Lampung nomor urut 2 Mirza-Jihan, dan cabup-cawabup Lampung Timur nomor urut 1 Ela Siti Nuryamah-Azwar Hadi (Ela-Azwar) pada Pilgub Lampung dan Pilbup Lampung Timur Rabu 27 November 2024 mendatang.

Ajak warga aktif, jangan mau jadi obyek mesin pengumpul suara, Abu didampingi Ibrahim Restusaka yang juga Juru Bicara Asosiasi Aparatur Pemerintahan Desa Indonesia Lampung Timur menaungi 264 desa Bumi Tuwah Bepadan ini, tak cuma berdua. Hadir dua jurkam Mirza-Jihan lainnya.

Selain berdialog serap aspirasi problem laten harga keekonomian jagung, singkong, menuju harga pokok ideal, ketercukupan ketersediaan pupuk, serta kata kunci nilai tambah produk hasil bumi pertanian perkebunan setempat, tim Penggerak Desa TPT Mirza-Jihan juga memperagakan simulasi pencoblosan, serta membagikan kaos, stiker, contoh surat suara paslon 2, dan centong nasi.

"Kenapa centong pak," celetuk kompak dua ibu paruh baya, penasaran. "Centong mini ini bu, simbol. Simbol adab kita makan. Simbol kekuatan kaum ibu dan perempuan. Simbol keterwakilan perempuan melalui Dik Jihan, satu-satunya calon perempuan di Pilgub ini. Simbol perjuangan kaum perempuan penyala Lampung. Putri Lampung Timur kan Bu," tim menjelaskan, disahuti acungan ibu jari dan aplaus tiada henti.

Abu dkk ajak warga hindari golput, persiapkan diri, ajak keluarga, tetangga pemilik hak pilih berbondong ke TPS Rabu 27 November 2024, coblos tanda gambar paslon 2 Mirza-Jihan dan paslon 1 Ela-Azwar.

Turut memonitor, petugas Pengawas Pemilu Desa/Kelurahan (PKD) Desa Purwosari dan Bawaslu Lamtim. Turut mengamankan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat. "Aman. Makasih pak, pamit ya," sapa tim ke Bhabinkamtibmas, Babinsa ramah desa ini. (Muzzamil)