Helo Indonesia

Tanpa Janji Manis Eva-Deddy Komitmen Lanjutkan Program Beasiswa 5000 Anak

Jumat, 15 November 2024 22:17
    Bagikan  
Tanpa Janji Manis Eva-Deddy Komitmen Lanjutkan Program Beasiswa 5000 Anak

Paslon Eva Dwiana dan Reihana saat menyampaikan pesan kpd masyarakat

LAMPUNG,HELOINDONESIA.COM --- Petahana Wali Kota dan Wakil Wali kota Bandarlampung Eva Dwiana-Deddy Amarullah menyampaikan pesan kepada masyasarakat Bandarlampung untuk datang ke TPS pada 27 November 2024.

Saat pencoblosan jangan lupa nomor 2 Bunda Eva-Deddy untuk melanjutkan program bagi kesejahteraan masyarakat Bandarlampung,yang kami lakukan

Paslon Eva Dwiana- Deddy Amarullah berkomitmen tanpa janji manis memajukan kota Bandarlampung yang merupakan etelasenya provinsi Lampung.

" Eva-.Deddy akan melakukan yang terbaik bagi masyarakat,setiap program pemerintah kota selalu mengedepankan kepentingan masyarakat,termasuk program pendidikan tahun lalu kita berikan 1000 untuk beasiswa," katanya Senin (15/11/2024) di Ballroom Swiss Bellhotel Jalan Rasuna Said,Gulak Galik,TBU

Lebih lanjut,Eva Dwiana menambahkan tahun depan kita tambah 5000 anak yang akan dapat beasiswa SMP,SMA dan SMK dari pemerintah kota Bandarlampung.serta 2000 anak dari perguruan tinggi.

Eva- Deddy juga memberikan jaminan bagi anak-anak yang tidak diterima sekolah melalui zonasi,kita bangun sekolah swasta dengan nama yayasan Siger Bandarlampung untuk menampung anak- anak yang ingin melanjutkan sekolahnya.

" Untuk program umroh gratis tidak akan dirubah,dan itu akan tetap dilanjutkan,karena kami ingin warga yang kurang mampu bisa melaksanakan ibadah umroh," ujarnya

Terkait pemberantasan korupsi Eva Dwiana menekan pentingnya pembenahan moral sebagai langkah awal upaya pemberantasan korupsi harus dimulai dari diri sendiri, Kita berjanji dan berkomitmen untuk tidak merugikan masyarakat

" Kami akan bekerja sama dengan aparat penegak hukum (APH) untuk memberikan pembekalan kepada OPD agar kebocoran anggaran tidak terjadi di pemkot Bandarlampung,"tuturnya

' Bila terjadi korupsi pada kepala OPD,itu menjadi tanggung jawabnya sendiri,karena sebagai kepala daerah kita sudah mengingatkan agar jangan main-main dengan anggaran,kami selalu menggandeng BPK dan BPKP untuk memberi masukan-masukan kepada masing-masing OPD untuk lebih teliti dalam penggunaan anggaran,"tandasnya.( Hajim)