HELOINDONESIA.COM - PDIP membuka cakupan radar lebar-lebar untuk menjaring calon cawapres sebagai pendamping capres Ganjar Pranowo. Tokoh dari parpol lain pun semua masuk radar cawapres dari PDIP, termasuk Ridwan Kamil dari Partai Golkar.
Karena kadernya masuk radar cawapres PDIP, Partai Golkar pun waspada. Sekjen Partai Golkar Lodewijk F Paulus meningatkan Ridwan Kamil agar tetap komitmen mendukung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, sebagai bakal capres 2024.
“Ya itu, sementara kita pegang itu. Pak Ridwan Kamil komit dukung pak Airlangga,” ujar Lodewijk, di DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis 29 Juni.
Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan isyarat kepada Ridwan Kamil untuk menjadi cawapres yang akan mendampingi Ganjar Pranowo. Isyarat Hasto Kristiyanto disampaikan dengan ungkapan pantun di hadapan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Baca juga: Rawat Rambut dan Samarkan Uban di Kepala Anda dengan Ramuan Teh Berikut Ini
Saat itu disampaikan pada acara peletakan batu pertama pembangunan Monumen Plaza Dr.(HC) Ir. Soekarno di kawasan GOR Saparua, Kota Bandung, Rabu 28 Juni.
“Kang Emil memang kaya prestasi, memajukan Jabar penuh daya seni. Pemilu akan digelar beberapa bulan lagi, bacawapres Pak Ganjar ternyata ada di sini,” kata Hasto disambut tepukan meriah hadirin.
Kembali ke pernyataan Sekjen Parai Golkar Lodewijk F Paulus menegaskan, sebenarnya bukan hanya Ridwan Kamil yang masuk dalam radar PDIP sebagai Cawapres bagi Ganjar Pranowo, namun juga nama Airlangga Hartarto yang masuk dalam radar tersebut.
“Sebenarnya yang disampaikan oleh Bu Puan bukan Pak Ridwan Kamil. Pertanyaan kok wartawan malah nyorot Ridwan Kamil. Ada tujuh orang yang disampaikan ketua pemenangan PDIP, Ibu Puan. Salah satunya di situ ada Pak Ridwan Kamil, Pak Airlangga Hartarto, ada Pak Muhaimin Iskandar ada imam besar masjid Istiqlal, dan ada lagi,” kata Sekjen Lodewijk.
Baca juga: Polisi Bunuh Remaja 17 Tahun, Mbappe dan Prancis Marah, Presiden Macron Sebut Tak Termaafkan
Lodewijk yang juga purnawirawan TNI itu menyatakan, sesuai dengan amanat Munas tahun 2017 Golkar tetap akan mengusung Airlangga maju Pilpres 2024. Dan Partai Golkar masih bergabung dalam poros Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
“Partai Golkar kita masih sepakat dengan amanat Munas tahun 2017 lalu bahwa Airlangga sebagai calon presiden dari partai Golkar,” tandas Sekjen Lodewijk. (*)
(Winoto Anung)
