Helo Indonesia

Jika Jokowi Inginkan Pilpres Dua Paslon, Capres Oposisi yang Dijegal atau Ada Capres Istana yang Mundur?

Winoto Anung - Nasional -> Politik
Rabu, 26 Juli 2023 23:39
    Bagikan  
Prabowo, Ganjar, Anies
ist

Prabowo, Ganjar, Anies - Tiga bakal calon Presiden, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan.

HELOINDONESIA.COM - Masih ada yang memprediksi Presiden Jokowi tetap menghendaki Pilpres 2024 hanya diikuti dua pasang capres-cawapres. Namun, soal komposisi masih menjadi pertanyaan, akan diinginkan All the president’s men atau aemua pasangan yang didukung Istana vas pasangan dari oposisi.

Kalau pilihan yang kedua yang diinginkan, berarti mengandaikan salah satu capres dari koalisi pemerintah, harus digugurkan. Entah Prabowo yang mundur atau Ganjar Pranowo yang mengalah.

Tentu sangat tidak mudah, masing-masing berkeinginan untuk tetap maju. Terlebih, Ganjar Pranowo yang berasal dari koalidi PDIP pastinya sulit untuk mengalah. Sebab PDIP adalah partai terbesar.

Kalau keduanya tetap ngotot, dan Jokowi tetap ingin Pilpres 2024 diikuti dua paslon, maka yang potensial digugurkan adalah calon dari oposisi, Anies Baswedan yang harus out. Mungkinkah?

Baca juga: Fix Pertanda Kuat Bu Susi Cawapres Anies, Tapi Ada yang Bilang Pendekatan Mau Pinjam Pesawat

Kalau itu terjadi, maka tuduhan penjegalan menjadi mekin mengeras, dan kaum oposisi menuding pemerintahan Jokowi curang, karena tidak jujur dan adil, mematikan demokrasi.

Sekedar menafsirkan soal keinginan Jokowi untuk membuat Pilpres 2024 hanya diikuti dua paslon, diduga karena tak ingin biaya terlalu tinggi yang dikeluarkan pemerintah. Kalau tiga paslon, otomatis dua putaran, karena untuk meraih 50 persen + 1 sangat sulit dengan tiga paslon.

Kenapa Jokowi selalu memikirkan faktor biasas, diduga karena dia selalu berpikiran untuk IKN, dia perlu dana besar untuk meneruskan keinginannya membangun kota baru itu. Makanya, ia ingin satu putaran saja, konsekuensinya hanya dua paslon yang berlaga.

Baca juga: Wisata Kampung Vietnam Belum Pernah Bayar Pajak, Hanya Parkir Rp100-200 per Bulan

Itu alaisis yang pertama. Yang kedua, karena ya keinginan untuk tetap memegang kendali kekuasaan. Ia ingin dua paslon, dengan menitikberatkan ke The all president’s men.

Namun, kalau Jokowi masih menginginkan pasangan oposisi ikut berlaga d Pilpres 2024, maka kalau tetap ingin dua paslon, maka ada dua kemungkinan. Yakni salah satu capres, Prabowo atau Ganjar mundurn dari pencalonan.

Jalan keluarnya adalah, Jokowi mencoba melakukan berbagai Upaya untuk menyatukan kedua tokoh itu, kemungkiannya, Prabowo capres, Ganjar cawapres.

Ini lanjutan dari dugaan Upaya Jokowi memasangkan Prabowo dengan Gibran Rakabuming. Kalau itu terjadi, maka PDIP akan pening. Maka, bisa jadi kemudian menerima kompromi, Ganjar jadi cawapres bagi Prabowo. Tentu sesuatu yang sulit untuk dipercaya. Kita tunggu saja. (*)

(Winoto Anung)