Helo Indonesia

Waspada, Hoaks dan Ujaran Kebencian Bakal Warnai Pilpres 2024

Drajat Kurniawan - Nasional -> Politik
Jumat, 11 Agustus 2023 00:15
    Bagikan  
Ilustrasi Pemilu
Foto : Ist

Ilustrasi Pemilu - (Freepik)

HELOINDONESIA.COM - Lembaga penelitian, pendidikan dan penerangan ekonomi dan sosial (LP3ES) menilai maraknya ujaran kebencian, intoleransi, dan diskriminasi terhadap minoritas agama dan suku merupakan gejala yang mengkhawatirkan.

Masalah tersebut menurut Peneliti LP3ES Wijayanto menjadi salah satu batu sandungan yang masih dihadapi di alam demokrasi Indonesia. 

"Untuk mencegah maraknya ujaran kebencian, intoleransi dan diskriminasi wartga negara harus belajar untyuk berbeda pendapat atau pilihan politik sambil tetap berteman, bersahabat, dan bersaudara sebagai sesama anak bangsa," kata Wijayanto dalam diskusi publik dengan tema "Antisipasi Pemilu dan Pilpres 2024 : Peran Media Sosial yang Belum Beradab" secara daring, Kamis (10/8/2024). 

Dia juga meminta, menjelang pelaksanaan kontestasi Pemilu 2024, perbedaan pilihan politik atau keyakinan tidak boleh mencederai modal sosial yang sudah dimiliki bang Indoensia. Bahkan jangan sampai menghancurkan nilai budaya yang sudah terpatri sejak lama.

Baca juga: Fighter Kota Semarang Berjaya di Gelanggang Kickboxing Porprov

"Dibutuhkan rasa saling percaya, toleransi, saling tolong menolong, dan saling menghargai perbedaan," ujarnya.

"Lemahnya internalisasi keadaban sipil (civic virtue) di antara warga negara sebagaimana tampak dalam perseteruan yang tajam, dangkal, dan kurang beradab antara netizen di media sosial merupakan catatan penting lainnya," tyandasnya.