Helo Indonesia

Golkar dan PAN Gabung Gerindra PKB Dukung Prabowo, Ganjar Pranowo Ingatkan Sejarah Kemenangan Jokowi di Pilpres 2014

M. Haikal - Nasional -> Politik
Minggu, 13 Agustus 2023 16:19
    Bagikan  
Ganjar Pranowo,
Foto: tangkapan layar

Ganjar Pranowo, - Bacapres PDIP Ganjar Pranowo saat menanggapi merapatnya Partai Golkar dan PAN untuk mendukung Pencapresan Prabowo Subianto.

HELOINDONESIA.COM - Merapatnya Partai Golkar dan PAN ke Gerindra dan PKB untuk mengusung Capres Prabowo Subianto pada  Minggu (13/8/2023) merupakan peristiwa pengulangan jelang Pilpres 2014 silam.

Hal ini diungkapkan Bacapres PDIP, Ganjar Pranowo dalam video yang beredar melalui pesan berantai grup WhatsApp pada Minggu (13/8/2023) sore.

Terkait bergabungnya Golkar dan PAN ke koalisi Gerindra dan PKB,  Ganjar Pranowo menanggapinya dengan santai.

Ganjar mengatakan kalau merapatnya Partai Golkar dan PAN bergabung bersama PKB dan Gerindra biasa saja.

Baca juga: Prabowo Bantah Jokowi Ikut Cawe-cawe Dalam Dukungan Golkar dan PAN

"Oh ya dalam demokrasi biasa saja. Saya sangat menghormati sikap masing-masing partai. Pasti beliau punya keputusan-keputusan, catatan-catatan harus ke mana merapat," papar Ganjar.

Jadi, lanjutnya, Ganjar mengaku sangat menghormati dengan keputusan-keputusan partai (Golkar dan PAN) itu mau ke mana.

"Ya, siapa pun mereka, dan ke mana pun mereka," tambahnya.

Baca juga: DPC Peradi Kendal Gandeng Magister Hukum USM Gelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat

Ganjar menegaskan kalau semua partai saat ini sedang bernegosiasi. Kalau pun ada partai yang merapat ke salah satu titik itu hak politik mereka.

"Buat kami yang sudah mendeklarasikan jadi bagian ikhtiar kita untuk berkomunikasi secara baik yang sudah mendukung atau pun belum. Suasananya masih cair, jadi menurut saya itu (Golkar dan PAN) biasa-biasa saja," papar Ganjar.

Ganjar mengatakan, kisah seperti ini terjadi pada 2014. 

Baca juga: Jateng Anniversary Run Semarak, Pesan Atikoh Ganjar: Hidup Sehat, Produktivitas Tinggi

"Saat itu yang mendukung lawannya Pak Jokowi semuanya (partai) berbondong-bondong ke sana," jelasnya.

Dan kejadian ini, sambung Ganjar, sudah dicatat perjalannya selalu ada dinamika yang berubah.

"Jadi buat saya selamat bergabung. Sebuah proses demokrasi yang biasa saja," jelasnya.

Yang paling penting, kata Ganjar bagaimana menjaga proses demokrasi dengan baik.

Baca juga: Bandara Internasional Dhoho Kediri Diperkirakan Bakal Melakukan First Landing Pada September-Oktober 2023

"Apa yang mesti kita bereskan dari persoalan bangsa dan negara ini," tandasnya.