HELOINDONESIA.COM - Muncul video pertemuan Anies Baswedan dengan SBY dan AHY, lantas di bagian bawah ada teks KABAR BAHAGIA UNTUK KITA SEMUA Bahwa: Indonesia Butuh Pak Anis Baswedan.
Namun, video itu dikomplain oleh politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon. Menurutnya, ada hoaks dari video tersebut, kalau disebut pertemuan setelah peristiwa pisahnya Anies-AHY beberapa waktu lalu. Dia memberikan klarifikasinya
“Klarifikasi saya sbg yg ngambil video ini, krn video ini banyak sekali beredar pasca kejadian kemarin. Dan tidak sesuai konteks waktunya,” ungkap Jansen di X (Twitter) akun2jansen_jsp.
Menurut dia, ada hoaks yang diembuskan melalui video tersebut. Hoaks kalah dikatakan bahwa pertemuan dilakukan pasca kejadian yang disebutnya pengkhianatan Anies.
Baca juga: Yenny Wahid Imbau Masyarakat Kritis Lihat Sepak Terjang Capres Cawapres untuk Pilpres 2024
“Video ini HOAX: jika dikatakan dilakukan pasca kejadian penghianatan mas Anies kemarin. Yg benar: Video ini diambil bbrp bulan lalu di rumah pak SBY Pacitan. Krn gimana dia datang lagi, minta maaf saja tidak,” tambah Jansen.
Dia menambahkan, terkait bertemu Pak SBY, selama setahun ini sudah berkali-kali Anies bertemu Pak SBY, di banyak tempat di Indonesia ini.” Jika kemudian ada video sejenis di bawah ini beredar lagi, saya katakan: itu bukan setelah kejadian kemarin,” katanya.
Setelah dicek di akun Jansen Sitindaon (@jansen_jsp), ternyata ada video tanpa ada teks di video, yang pernah diunggahnya, yakni pada 1 Juni 2023.
Baca juga: Pengamat Sebut Duet Ganjar-AHY Bakal Direstui Jokowi
Pada unggahan 1 Juni itu dia membubuhi dengan menyebut, itu pertemuan SBY dan Anies di Pacitan,
“Video suasana pertemuan pak SBY dgn mas Anies di kediaman pak SBY di Pacitan sore ini. Matusembahnuwun mas @aniesbaswedan sudah datang jauh-jauh ke “tanah bertuah” kampung halaman pak SBY dan mas @AgusYudhoyono di Pacitan. Semoga lahir sebuah keputusan terbaik utk Negeri,” ungkapnya.
Banyak tanggapan dari netizen atas unggahan tersebut. Netizen Lambe Waras (@abu_waras) bicara soal rujuk lagi. Rujuk lebih mudah ketimbang cari cinta lagi.
“Apa susahnya Bang rujuk lagi? Kan belum ada kata Talak Tiga di KUA. Rujuk itu lebih mudah daripada mencari lagi Cinta yang entah ada dimana,” ujarnya.
Netizen @indoruschin mengungkap, Anies tidak akan berani menemui kader Demokrat, kalau bertemu paling mengirim timnya untuk menjadi bemper.
“Tenang saja mas, pak Anies ga bakalan berani ketemu kader Demokrat dengan badan dia sendiri.. pasti bakal kirim timnya buat jadi bemper, biar timnya yang dicecar Demokrat sementara dia bakalan ongkang anking kaki mendengarkan semua pujian orang2 utk dia,” tulis @indoruschin. (**)
