HELOINDONESIA.COM - Ada penolakan dari kalangan Partai Golkar kalau Ridwan Kamil maju sebagai capres cawapres di Pilpres 2024. Diakui memang Ridwan Kamil alias RK elekabilitassnya lebih tinggi dibanding Ketua Umum Partai Golkar, namun dia dinilai masih pendatang baru (new comer).
“Banyak belajar dulu RK sebagai newcomer di Partai Golkar,” katanya ujar Beringin Muda di X (Twitter) dengan akun @AchmadAnnama.
Dalam hal ini dia bicara untuk kapasitas wacana Airlangga Hartarto dipasangkan dengan AHY (Ahus Harimurti Yudhoyono) Ketua Umum Partai Demokrat.
Seorang follower bernama Mandro Sihombing (@MandroSihombing) mengusulkan agar RK duet dengan AHY. Pasangan dengan elektabilitasnya bersaing.
Baca juga: Indonesia Ternyata Negara Terbesar di Dunia Soal Jumlah Penjudi Online, India Kalah Jauh
“Jika Golkar – Demokrat, RK - AHY lebih tepat. Semoga,” ungkap Mandro Sihombing (@MandroSihombing).
Di sini Beringin Muda menolak jika duet RK-AHY. “Lebih tepat Ketum pasangan sama Ketum. RK maju Pilkada 2024,” ujarnya.
Netizen Lintang ayravi (@HijauDaun_84) mengusulkan RK-AHY (Ridwan Kamil-AHY), Beringin Muda pun menolak, karena RK masih pendatang baru di Golkar.
Baca juga: Muncul Wacana Memasangkan Airlangga-AHY, Ramai Dibicarakan
“Kalo Rk - AHY gmn bang,kan Rk jg kader Golkar elektabilitasnya Lumayan dan BS naik LG..,” ujar akun itu. Tapi, hal ini ditolak oleh Beringin Muda. “Banyak belajar dulu RK sebagai newcomer di Partai Golkar,” katanya. New comer artinya masih pendatang baru.
Beringin Muda sangat serius untuk mengangkat Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, karena hal itu amanat Munas dan Rapimnas partai beringin itu. Lebih dari itu, adalah soal harga diri partai.
Dia kemudian mengingatkan bahwa yang akan berpasangan dengan Prabowo adalah nama-nama erick Thohir, Yenny Wahid, Gibran, itu tidak ada yang kader Golkar. Sedangkan Airlangga Hartarto sebagai capres atau cawapres adalah amanat Munas dan Rapimnas.
Baca juga: PPP Heran Soal kabar Ridwan Kamil Jadi Cawapres Ganjar : Golkar Bukan Bagian Koalisi PDIP
“Kalau yang disebut... Erick Thohir, Yenny Wahid, Gibran., Nggak ada yang kader kami. Itu kan sinyal. Gimana dong” ujarnya.
Soal wacana Airlangga-AHY, akun Beringin Muda tampaknya juga sangat serius. Sebab, menurutnya hal ini disampaikan karena sesuai Munas dan Rapimnas Partai Golkar, terkait posisi Airlangga Hartarto.
“Kami Sudah Sampaikan sesuai Munas dan Rapimnas. Kader Partai Golkar harga mati, Capres dan Cawapres,” ujar Beringin Muda. (**)
